Suara.com - Di tengah kesibukan dan tuntutan gaya hidup modern, perempuan masa kini semakin sadar akan pentingnya kesehatan dan kebugaran. Lari, sebagai olahraga yang mudah dan murah, menjadi pilihan favorit untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Lebih dari sekadar membakar kalori, lari menawarkan segudang manfaat bagi perempuan, baik secara fisik maupun mental.
Manfaat lari untuk Kesehatan fisik perempuan di antaranya dalah meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah, menjaga berat badan ideal, memperkuat tulang dan otot, meningkatkan stamina dan daya tahan, serta meningkatkan kualitas tidur.
Sedangkan untuk kesehatan mental, lari memberi manfaat mengurangi stres dan kecemasan, meningkatkan mood dan energi, meningkatkan rasa percaya diri, hingga meningkatkan fokus dan Konsentrasi: Lari dapat membantu menjernihkan pikiran dan meningkatkan fokus serta konsentrasi.
Untuk mendukung lebih banyak perempuan agar tetap aktif dan sehat, PT AIA FINANCIAL (AIA) kembali menghadirkan AIA Vitality Women's 10K 2025. Tahun ini, AIA Vitality ingin memperluas cara dukungannya dengan pendekatan yang lebih menyeluruh. Jika sebelumnya hanya ada sesi Sunday Run setiap hari Minggu, kini para peserta dapat mengikuti berbagai program persiapan seperti strength training dan running drills untuk mempersiapkan diri lebih matang.
AIA Vitality Women's 10K 2025 kali ini akan mengajak 3,500 perempuan yang diadakan pada 27 April 2025 di Taman Kota Peruri, Blok M, Jakarta Selatan.
Mengangkat tema "All Girls All Around" acara ini menyoroti pesan untuk mengajak semakin banyak perempuan dari berbagai latar belakang untuk mulai berlari.
Terdapat beberapa kategori lomba yang dapat dipilih, mulai dari 5K hingga 10K, memberikan kesempatan bagi perempuan dari berbagai usia untuk berpartisipasi,hingga ditambah kategori Kids Dash untuk anak–anak.
Lia Merdekawaty, Head of Corporate Communication AIA, mengatakan, “Tahun ini adalah tahun ketiga AIA Vitality berpartisipasi dalam Women’s 10K. AIA Vitality Women’s 10K merupakan salah satu cara kami untuk mewujudkan komitmen AIA dalam membantu jutaan keluarga di Indonesia hidup lebih sehat, lebih lama, lebih baik. Melalui acara ini, kami berharap dapat memotivasi perempuan Indonesia untuk terus bergerak aktif, mencapai tujuan kesehatan mereka, dan merasakan pengalaman berolahraga yang nyaman. Selain itu, kami ingin menginspirasi mereka untuk menjalani pola hidup sehat yang memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.”
Perempuan dalam menjalani perannya sehari – hari menghadapi berbagai tantangan seputar kesehatan. Gaya hidup yang kurang sehat menjadi penyebab berbagai kondisi seperti ketidakseimbangan hormon yang bisa menyebabkan menstruasi tidak teratur, pola makan tinggi gula dan lemak juga bisa menyebabkan obesitas serta diabetes.
Baca Juga: Yuk, Ikut Indonesia Running Series 2025! Ini Event Lari Seru di 4 Kota Besar Tanah Air
Gaya hidup yang kurang sehat juga bisa berdampak pada kesuburan perempuan, serta meningkatkan risiko kanker payudara, kanker serviks, dan kanker ovarium.
AIA Vitality Women’s 10K telah berkembang menjadi sebuah komunitas yang memberi ruang bagi perempuan untuk saling menginspirasi hidup sehat, membangun koneksi, dan mengekspresikan diri mereka melalui olahraga lari.
“Women’s 10K lebih dari sekadar lari, ini adalah gerakan untuk memberdayakan untuk memberdayakan peremuan di dunia olahraga. Kami ingin menciptakan kesempatan bagi perempuan untuk lebih aktif dan memperkenalkan gaya hidup aktif sejak dini dengan cara yang melibatkan seluruh keluarga. Anak–anak pun memiliki peran penting dalam mendukung ibu dan keluarga. Dengan begitu, kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak perempuan di Indonesia untuk bergabung dan hidup lebih sehat,” tambah Laila Munaf, Co-Founder SANA Studio dan Women’s 10K.
Untuk pendaftaran AIA Vitality Women's 10K 2025 bisa dilakukan di www.womens10k.id hingga 13 April 2025. AIA Vitality juga menyediakan tes Pap Smear dan HPV gratis yang dapat dilakukan di klinik Filmore dan klinik Utama Igaku untuk 100 member AIA Vitality.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi