Setelah menyelesaikan pendidikan menengah atas pada tahun 1995, Ray melanjutkan kuliah di Universitas Sam Ratulangi melalui jalur prestasi bernama Tumou Tou, tanpa perlu mengikuti ujian masuk. Kemudian, pada tahun 2010, ia melanjutkan studi magister di FKUI, dengan fokus pada kedokteran kerja.
Tesisnya membahas topik laktasi dan nutrisi untuk ibu bekerja. Pada tahun 2019, ia memulai pendidikan doktoral di FKUI dengan disertasi mengenai pengembangan model promosi menyusui di lingkungan kerja di Indonesia.
Ray memulai karier di dunia media saat masih menjadi mahasiswa kedokteran pada tahun 2000, dan tercatat pernah menjadi reporter dan pembawa acara program kesehatan di TVRI Manado dan Smart FM.
Ia menyelesaikan pendidikan dokter umum pada 2003, kemudian bekerja di instalasi gawat darurat di Manado dan Jakarta. Sejak 2004, ia bergabung di sektor nutrisi dan farmasi.
Setelah menyelesaikan program doktor pada Juni 2019, ia mendirikan Health Collaborative Centre (HCC) sebagai lembaga nirlaba untuk mempromosikan serta mengadvokasi isu-isu kesehatan masyarakat dan kedokteran komunitas di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya