Menjangkau Lebih Banyak Pasien
Inovasi terbaru dari perusahaan pengembang rezum, Boston Scientific, memungkinkan terapi ini digunakan untuk pasien dengan ukuran prostat hingga 150 gram. Sebelumnya, rezum hanya direkomendasikan untuk prostat dengan ukuran maksimal 80 gram.
“Terapi rezum, baru rilis kemarin dari Boston Scientific, bahwa pengerjaan terapi sudah bisa untuk besaran prostat up to 150 gram. Ini kabar cukup baik,” tutur dr. Ronald.
Dengan peningkatan kapasitas tersebut, lebih banyak pasien bisa menjadi kandidat terapi rezum, termasuk mereka yang sebelumnya dianggap tidak memenuhi syarat.
Mendorong Kesadaran Deteksi Dini
Mitra Keluarga juga mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan prostat melalui program edukasi dan paket pemeriksaan yang terjangkau. Tujuannya agar pria yang mengalami gejala awal segera memeriksakan diri sebelum kondisi berkembang lebih parah.
“Kami ingin membentuk kesadaran untuk para pasien. Kalau memang selama ini punya gejala gangguan prostat, bisa lebih sadar untuk memeriksakan diri,” kata dr. Ronald.
Menurut dr. Nugroho, kesadaran terhadap kesehatan prostat masih rendah di Indonesia. Padahal, organ ini memiliki peran penting dalam sistem reproduksi pria dan patut dijaga sejak dini.
“Prostat itu organ reproduksi yang harus dijaga dengan harapan lebih sadar dan mau memeriksakan,” tegasnya.
Baca Juga: Cara Kerja Terapi Rezum untuk Anyang-anyangan pada Lelaki Akibat Pembesaran Kelenjar Prostat
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?