Meski demikian, prosedur ini tidak dapat diaplikasikan kepada semua orang. Pasien dengan kondisi medis tertentu, seperti gangguan pernapasan kronis atau ibu hamil, biasanya disarankan untuk menghindari penggunaan gas ini.
Konsultasi mendalam dengan tim medis sangat diperlukan untuk memastikan profil keamanan sebelum tindakan dimulai.
Apa yang Dirasakan Selama Prosedur?
Selama proses sedasi berlangsun, umumnya akan merasa sangat rileks. Gejala fisik yang normal terjadi meliputi sensasi kesemutan ringan pada lengan atau tungkai, serta perasaan hangat di seluruh tubuh.
Keuntungan terbesar bagi pasien dewasa adalah kemampuan untuk tetap mandiri pasca-perawatan.
Penyalahgunaan gas tawa, sering kali melalui balon atau kaleng "whip pink", dapat menyebabkan konsekuensi medis yang serius dan bahkan fatal. Beberapa diantaranya:
- Kerusakan Saraf Permanen: Inhalasi NO dapat mengganggu penyerapan Vitamin B12, yang penting untuk fungsi saraf. Kekurangan vitamin B12 yang parah dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen (neuropati perifer).
- Kerusakan Otak dan Organ: Gas tawa menggantikan oksigen di paru-paru dan darah, menyebabkan hipoksia (kekurangan oksigen) pada otak dan organ vital lainnya, yang bisa berakibat fatal.
- Risiko Kematian: Kasus kematian mendadak telah dikaitkan dengan penyalahgunaan zat ini, memicu kekhawatiran publik dan respons dari pihak berwenang
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api