- Vaksinasi merupakan kebutuhan esensial jangka panjang, bukan hanya untuk bayi, melainkan semua anggota keluarga demi ketahanan kesehatan.
- Anak-anak adalah prioritas utama imunisasi karena sistem kekebalan tubuhnya rentan, cakupan tinggi penting menghilangkan penyakit.
- Paradigma vaksinasi bergeser meliputi dewasa dan lansia, fokus pada *booster* serta pencegahan penyakit penyerta (komorbiditas).
Integrasi layanan kesehatan kini menjadi strategi penting agar masyarakat tidak lagi merasa kesulitan dalam menjangkau fasilitas vaksinasi maupun pemeriksaan diagnostik. Dengan hadirnya layanan seperti home service (layanan di rumah) dan klinik di area perkantoran, kendala kesibukan tidak lagi menjadi alasan untuk menunda imunisasi.
James Andrew Wihardja, CEO Bumame, menyoroti pentingnya kolaborasi dalam ekosistem kesehatan keluarga.
"Kami melihat kebutuhan layanan kesehatan keluarga semakin berkembang, mulai dari program kehamilan hingga pemantauan kesehatan rutin. Pendekatan kolaboratif dengan berbagai mitra ahli memungkinkan layanan kesehatan menjadi lebih komprehensif dan mudah diakses, sejalan dengan perubahan pola pikir masyarakat yang kini lebih mengutamakan pencegahan ketimbang pengobatan," ungkap James.
Untuk itu, Bumame bersama Imuni kini menyediakan layanan vaksinasi anak dengan sistem walk-in di beberapa klinik Bumame.
Layanan ini sudah tersedia di Bumame BSD sejak 9 Februari 2026, dan akan menyusul di Bumame TB Simatupang serta Bumame Cideng mulai 24 Maret 2026.
Selain vaksinasi di klinik, layanan vaksinasi juga dapat dilakukan di rumah untuk memudahkan keluarga yang memiliki keterbatasan waktu.
Melalui berbagai kolaborasi ini, Bumame berharap dapat menghadirkan layanan kesehatan keluarga yang lebih mudah diakses, terintegrasi, dan berorientasi pada pencegahan penyakit.
“Ke depan, kemitraan dengan berbagai penyedia layanan kesehatan akan menjadi kunci untuk memperluas akses sekaligus memberikan pengalaman layanan kesehatan yang lebih menyeluruh dan terpercaya bagi masyarakat,” kata James.
Baca Juga: IDAI Ingatkan: Jangan Berangkat Liburan Akhir Tahun Sebelum Cek Vaksin Anak!
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?