- Film "Pelangi di Mars" resmi tayang perdana di Epicentrum XXI Jakarta pada Sabtu, 14 Maret 2026.
- Produksi film ini memakan waktu lebih dari lima tahun, berfokus beri inspirasi anak meraih mimpi.
- Film bertema petualangan luar angkasa tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop pada 18 Maret 2026.
Suara.com - Film Pelangi di Mars resmi diperkenalkan kepada publik melalui gala premiere yang digelar di Epicentrum XXI, Jakarta, Sabtu (14/3/2026). Tak sekadar menghadirkan tontonan petualangan luar angkasa, film ini membawa pesan kuat tentang keberanian anak-anak untuk bermimpi dan bekerja keras meraihnya.
Acara gala premiere tersebut berlangsung meriah dengan dekorasi bertema planet Mars yang futuristik. Para tamu yang hadir seolah diajak masuk ke dunia imajinasi yang menjadi latar utama film ini.
Sejumlah pembuat film dan pemain turut hadir dalam acara tersebut, termasuk produser Dendi Reynando, sutradara Upie Guava, komposer Eunike Tanzil, serta para pemeran utama seperti Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, dan Livy Renata.
Selain itu, hadir pula para pengisi suara karakter robot dalam film, di antaranya Bimo Kusumo (Bimoky), Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Vanya Rivani, dan Dimitri Arditya, serta para body actor yang menghidupkan gerakan karakter robot.
Film Anak dengan Pesan tentang Mimpi
Produser Dendi Reynando mengatakan, perjalanan produksi film ini memakan waktu lebih dari lima tahun. Ia menyebut Pelangi di Mars sebagai karya yang ingin memberikan inspirasi bagi anak-anak Indonesia.
“Ini adalah kado untuk mimpi anak-anak kita,” kata Dendi dalam konferensi pers gala premiere.
Sutradara Upie Guava juga menekankan bahwa film ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga pesan tentang pentingnya kerja keras dalam mengejar cita-cita.
Menurutnya, cerita dalam film menggambarkan bagaimana mimpi yang terlihat sangat jauh sekalipun tetap bisa diraih jika seseorang berusaha dengan sungguh-sungguh.
Baca Juga: Anak Shakespeare Namanya Hamnet? Kisah di Balik Lahirnya Hamlet yang Bikin Nyesek
“Saya berharap film ini menjadi pelajaran bahwa kerja keras untuk menggapai mimpi, setinggi apa pun itu, tidak akan pernah sia-sia,” ujar Upie.
Tontonan Keluarga yang Penuh Nilai
Sejumlah penonton yang hadir dalam gala premiere mengaku terkesan dengan kualitas visual dan cerita film tersebut. Banyak yang menilai film ini tidak hanya cocok untuk anak-anak, tetapi juga bisa dinikmati seluruh anggota keluarga.
Selain menghadirkan petualangan seru di luar angkasa, film ini juga menyoroti nilai persahabatan, keberanian, dan rasa percaya diri—nilai yang penting untuk perkembangan anak.
Bagi orang tua, film seperti Pelangi di Mars bisa menjadi sarana untuk mengajak anak berdiskusi tentang mimpi, usaha, dan pentingnya tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.
Tayang di Bioskop Mulai 18 Maret
Setelah diperkenalkan melalui gala premiere, Pelangi di Mars dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Maret 2026, bertepatan dengan periode libur Lebaran.
Film ini diharapkan menjadi salah satu pilihan tontonan keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan inspirasi bagi anak-anak untuk berani bermimpi setinggi mungkin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?