Prestasi Anak Tak Ditentukan dari Piala, Tapi Nutrisi di Pagi Hari

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:48 WIB
Ilustrasi anak sekolah, anak berprestasi. (Pexels/Ujangubed hidayat)
  • Marketing Director PT Mayora Indah Tbk Haruman Rustandi menyatakan bahwa prestasi anak berawal dari kebiasaan konsisten seperti sarapan sehat.
  • Penelitian FKUI-RSCM dan jurnal Advances in Nutrition membuktikan sarapan mendukung konsentrasi, daya tahan tubuh, dan kemampuan kognitif anak belajar.
  • Kampanye Energen pada Hari Anak Nasional 2026 mengajak orang tua memenuhi gizi pagi untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak.

Suara.com - Prestasi anak sering kali diukur dari nilai rapor, piala, atau medali yang berhasil diraih. Padahal, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dibentuk melalui kebiasaan baik setiap hari, termasuk memastikan anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup sejak pagi.

Momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi pengingat bahwa mendukung tumbuh kembang anak tidak hanya dilakukan melalui pendidikan atau kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga dengan memenuhi kebutuhan gizi hariannya.

Sarapan bergizi menjadi salah satu rutinitas sederhana yang berperan penting dalam membantu anak memulai hari dengan lebih siap.

Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk, Haruman Rustandi, mengatakan setiap orang tua tentu menginginkan anak tumbuh sehat, percaya diri, dan mampu mengembangkan potensi terbaiknya.

"Prestasi tidak dimulai ketika anak menerima penghargaan atau memperoleh nilai terbaik di sekolah. Semua berawal dari kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten setiap hari, termasuk membiasakan sarapan sehat bergizi lengkap sebagai bekal anak untuk belajar, bermain, dan beraktivitas," ujarnya.

Sarapan memberikan energi yang dibutuhkan tubuh setelah berpuasa semalaman. Asupan gizi yang tepat membantu memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan anak untuk beraktivitas, sekaligus mendukung konsentrasi dan daya tahan tubuh selama menjalani aktivitas di sekolah.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan manfaat sarapan bagi kemampuan belajar anak. Penelitian FKUI-RSCM menemukan sebagian besar orang tua memahami pentingnya sarapan bagi anak.

Sementara itu, tinjauan sistematis yang dipublikasikan dalam jurnal Advances in Nutrition mengaitkan kebiasaan sarapan dengan fungsi kognitif anak, seperti kemampuan berkonsentrasi, mengingat informasi, dan kesiapan mengikuti proses belajar di kelas.

Karena itu, memilih menu sarapan yang praktis sekaligus bergizi dapat menjadi solusi bagi keluarga dengan aktivitas padat.

Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah susu sereal bergizi lengkap seperti Energen yang mengandung karbohidrat, susu, protein, kaya serat, serta diperkaya 10 vitamin dan mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak di pagi hari.

Kampanye Anak Energen, Anak Berprestasi di Hari Anak Nasional 2026. (Dok. ist)

Melalui kampanye "Anak Energen, Anak Berprestasi", Energen mengajak orang tua memandang prestasi anak secara lebih luas.

Tidak hanya soal capaian akademik, tetapi juga keberanian mencoba hal baru, aktif berolahraga, berkarya di bidang seni, hingga memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik.

Semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Anak Nasional 2026, "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", yang mengajak seluruh masyarakat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak melalui kasih sayang, perlindungan, serta pembiasaan gaya hidup sehat sejak dini.

Pada akhirnya, membangun masa depan anak tidak selalu dimulai dari langkah besar. Kebiasaan sederhana seperti menyediakan sarapan bergizi setiap pagi dapat menjadi fondasi penting agar anak memiliki energi, semangat belajar, dan kesempatan mengembangkan potensinya secara optimal.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com