-
Minum obat hipertensi secara rutin justru mencegah risiko kerusakan ginjal.
-
Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol yang memicu berbagai komplikasi serius.
-
Pengendalian hipertensi di Indonesia masih tergolong rendah di masyarakat.
“Yang bikin sakit ginjalnya hipertensi yang tidak terkontrolnya. Bukan karena minum obat yang membuat tensinya jadi terkontrol dan dia jadi tidak sakit ginjal,” tegasnya.
Karena itu, ia meminta masyarakat tidak menghentikan obat hipertensi secara sepihak hanya karena merasa tubuhnya sudah baik-baik saja atau khawatir terhadap kondisi ginjal.
Prof. Yoga menilai edukasi mengenai hubungan hipertensi, obat, dan kesehatan ginjal penting terus disampaikan agar masyarakat tidak terjebak pada informasi yang keliru.
“Ini penting sekarang disampaikan ke masyarakat. Perangi pendapat atau salah kaprah yang sudah mendarah daging itu,” pungkasnya.