- Pasien gagal jantung stadium lanjut dapat menggunakan alat bantu mekanis LVAD untuk menggantikan fungsi bilik kiri memompa darah.
- Sebelum operasi kompleks di Siloam Hospitals Kebon Jeruk, pasien wajib menjalani pemeriksaan komprehensif pada jantung dan organ penting lainnya.
- Tim medis telah sukses melakukan dua implantasi LVAD dalam waktu kurang dari sebulan berkat persiapan dan pelatihan matang.
Bahkan sebelum prosedur pertama dilakukan, tim menjalani latihan terlebih dahulu untuk memahami tahapan operasi secara detail.
“Sebelum operasi pertama kita latihan di weblab, latihan dulu apa yang kita mesti kerjakan, urusan-urutannya, dan kemudian baru pada saat hari H kita bisa lakukan operasi dengan hati-hati dan urutan-urutan yang sudah dijelaskan sebelumnya,” tutur Maizul.
Kesiapan tersebut menjadi bagian penting dalam pencapaian Siloam Hospitals Kebon Jeruk yang berhasil melakukan dua implantasi LVAD dalam waktu kurang dari satu bulan.
Rumah sakit ini melalui Advanced Cardiac Care Clinic (ACCC) juga menghadirkan Advanced Heart Failure Center, yang disebut sebagai satu-satunya rumah sakit swasta di Indonesia dengan layanan tersebut.
Kehadiran Advanced Heart Failure Center ditujukan untuk menangani pasien gagal jantung stadium lanjut secara multidisiplin, mulai dari diagnosis dan optimalisasi terapi hingga pilihan terapi lanjutan berbasis alat seperti LVAD.
Bagi Siloam Hospitals Kebon Jeruk, keberhasilan dua prosedur dalam waktu berdekatan menunjukkan kesiapan sistem dan tim untuk menghadirkan layanan implantasi LVAD secara berkelanjutan.
“Keberhasilan satu kasus merupakan pencapaian penting. Namun, keberhasilan dua kasus dalam waktu kurang dari satu bulan menunjukkan kesiapan sistem, tim, dan kapabilitas yang telah kami bangun,” tutup dr. Melissa, MARS, Hospital Director Siloam Hospitals Kebon Jeruk.