- Kementerian Kesehatan RI melaporkan aktivitas influenza di Indonesia berada dalam kategori sedang pada September 2026.
- Masyarakat diimbau menjaga kebersihan diri serta menghindari penggunaan obat antivirus mandiri tanpa resep dokter.
- Minosep menawarkan produk obat kumur antiseptik untuk membantu menjaga kebersihan rongga mulut dan mencegah bakteri.
Suara.com - Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap influenza seiring meningkatnya aktivitas virus tersebut di Indonesia.
Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan RI, aktivitas influenza pada September 2026 berada dalam kategori sedang, dengan Influenza A (H1N1) menjadi salah satu subtipe yang dominan ditemukan dalam pemeriksaan surveilans.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada tanpa perlu panik.
Influenza merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus dan dapat menimbulkan gejala seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri tubuh, sakit kepala, hingga kelelahan.
Penularannya dapat terjadi melalui partikel pernapasan yang keluar ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.
Ketika aktivitas penyakit pernapasan meningkat, menjaga kesehatan tubuh menjadi salah satu langkah penting. Istirahat cukup, mengonsumsi makanan bergizi, memenuhi kebutuhan cairan, menjaga kebersihan tangan, serta menggunakan masker saat sakit merupakan kebiasaan yang dapat membantu mengurangi risiko penularan penyakit pernapasan.
Benarkah Daya Tahan Tubuh Menurun Bisa Membuat Seseorang Lebih Rentan?
Kurang tidur, stres berkepanjangan, dan pola hidup yang kurang sehat dapat mempengaruhi fungsi tubuh. Namun, influenza tetap terjadi karena infeksi virus, bukan semata-mata karena seseorang mengalami penurunan daya tahan tubuh.
Masyarakat juga kerap menghubungkan keluhan tenggorokan tidak nyaman atau sariawan dengan istilah “panas dalam”. Istilah ini merupakan sebutan sehari-hari untuk berbagai keluhan, bukan diagnosis medis yang secara langsung menyebabkan influenza.
Karena itu, ketika mengalami sakit tenggorokan, demam, batuk, atau pilek, masyarakat perlu memperhatikan gejala yang muncul dan tidak hanya mengandalkan anggapan bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh panas dalam. Jika gejala memburuk atau tidak membaik, pemeriksaan tenaga kesehatan diperlukan.
Menjaga Kebersihan Rongga Mulut sebagai Bagian dari Hidup Sehat
Selain menjaga kebersihan tangan dan saluran pernapasan, kebersihan rongga mulut juga merupakan bagian dari kebiasaan hidup sehat.
Menyikat gigi secara teratur dan menggunakan produk perawatan rongga mulut sesuai petunjuk dapat membantu menjaga kebersihan gigi dan mulut.
Elsy N. Samosir, Apoteker Penanggung Jawab QA Minosep mengatakan, “Salah satu produk yang dapat digunakan untuk perawatan rongga mulut adalah MINOSEP Extra, obat kumur antiseptik yang mengandung kandungan ganda Chlorhexidine Gluconate 0,2% dan Cetylpyridinium Chloride (CPC) 0,05%. Berdasarkan informasi resmi produk, kombinasi tersebut digunakan untuk membantu merawat berbagai masalah kesehatan rongga mulut, termasuk sariawan berat, gusi bengkak, dan infeksi gusi.”
Gargle dengan MINOSEP Extra, dapat menghempaskan dan menghambat pertumbuhan bakteri ke tenggorokan hidung telinga yang dapat menurunkan imun tubuh manusia.
Jangan Mengkonsumsi Obat Pencegahan Tanpa Anjuran Dokter
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap influenza, masyarakat sebaiknya tidak sembarangan mengkonsumsi obat untuk mencegah infeksi. Obat antivirus seperti oseltamivir memiliki indikasi penggunaan tertentu dan harus digunakan berdasarkan penilaian tenaga medis, bukan diminum secara mandiri untuk berjaga-jaga.
Penggunaan antivirus yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko resistansi, sehingga obat menjadi kurang efektif ketika dibutuhkan. Hal ini berbeda dengan penggunaan obat kumur antiseptik untuk menjaga kebersihan rongga mulut.