Cara Mengobati ISPA pada Anak Secara Alami di Rumah

Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:48 WIB
ilustrasi anak ispa (magnific)
BACA 10 DETIK
  • Orang tua dapat meredakan gejala ISPA ringan pada anak di rumah melalui istirahat, cairan, madu, larutan saline, dan udara bersih.
  • Perawatan rumahan bertujuan membantu pemulihan dan meredakan ketidaknyamanan, tetapi orang tua harus tetap memantau kemungkinan munculnya gejala yang memburuk.
  • Anak harus segera dibawa ke dokter jika mengalami sesak napas, bibir kebiruan, dehidrasi, lemas, kejang, atau demam menetap.

Namun, madu tidak boleh diberikan kepada bayi berusia di bawah 12 bulan karena berisiko menyebabkan botulisme pada bayi. Madu juga hanya membantu meredakan gejala, bukan menghilangkan penyebab infeksi.

4. Membersihkan Hidung dengan Larutan Saline

Hidung tersumbat dapat membuat anak kesulitan bernapas melalui hidung, tidur, atau menyusu. Untuk membantu mengatasinya, orang tua dapat menggunakan tetes hidung saline steril yang sesuai untuk anak.

Pada bayi, lendir yang sudah melunak dapat dibersihkan secara perlahan menggunakan alat penyedot lendir khusus bayi jika diperlukan. Gunakan sesuai petunjuk dan hindari memasukkan alat terlalu dalam agar tidak melukai jaringan hidung.

5. Menjaga Udara Tetap Bersih

Hindarkan anak dari asap rokok, asap pembakaran, debu, dan polusi yang dapat memperburuk iritasi saluran pernapasan. Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang memadai dan jaga kebersihan lingkungan rumah.

Hindari mengajak anak menghirup uap dari wadah berisi air panas karena berisiko menyebabkan luka bakar. Orang tua juga sebaiknya tidak memberikan ramuan herbal atau obat batuk tanpa memastikan keamanan dan kesesuaiannya dengan usia anak.

Kapan Harus ke Dokter?

Perawatan alami tidak selalu cukup untuk menangani ISPA pada anak. Orang tua perlu segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila muncul tanda bahaya, seperti:

  • Napas cepat, sesak, atau tarikan dinding dada ke dalam saat bernapas.
  • Bibir atau wajah tampak kebiruan.
  • Anak sulit minum, tidak mampu menyusu, atau menunjukkan tanda dehidrasi.
  • Anak tampak sangat lemas, sulit dibangunkan, atau mengalami kejang.

Pemeriksaan dokter juga diperlukan jika demam menetap, gejala semakin memburuk, atau anak tidak menunjukkan perbaikan.

Bayi berusia di bawah tiga bulan yang mengalami suhu tubuh 38 derajat Celsius atau lebih perlu segera mendapatkan penilaian medis.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com