Indotnesia - Berwisata ke Yogyakarta tak lengkap rasanya kalau tidak menenteng oleh-oleh khas Jogja.
Berlibur ke Kota Gudeg selain untuk menghibur diri, juga bisa untuk mencari oleh-oleh khas Jogja untuk dibawa kembali ke perantauan.
Ada banyak toko oleh-oleh yang menjual berbagai jenis oleh-oleh khas Jogja, seperti makanan, pakaian, hingga pernak-pernik. Salah satu jenis oleh-oleh yang paling banyak dicari adalah makanan.
Jika kamu sedang mencari makanan khas Jogja tak perlu bingung lagi, berikut 5 rekomendasi toko oleh-oleh makanan khas Jogja yang dapat kamu kunjungi:
1. Bakpia Pathok 75
Bakpia Pathok jadi urutan pertama oleh-oleh makanan khas Jogja yang paling banyak dicari wisatawan.
Bakpia Pathok 75 beralamat di Jalan AIP Jl. Karel Sasuit Tubun No.75, Ngampilan, Kota Yogyakarta, tak jauh dari kawasan wisata Malioboro. Buka setiap hari mulai pukul 08.00 pagi sampai pukul 22.00 malam.
Toko Bakpia Pathok 75 menyediakan berbagai macam varian isi bakpia, mulai dari bakpia isi kacang hijau, isi keju, isi coklat, dan bakpia varian rasa. Selain itu, juga terdapat varian oleh-oleh makanan lain seperti wingko, gethuk, dodol, ampyang dan masih banyak lagi.
2. Bakpia Pathok 25
Selain ke Bakpia Pathok 75, Bakpia Pathok 25 tak kalah jadi incaran oleh-oleh para wisatawan. Pasalnya, kedua bakpia tersebut melegenda karena sudah ada sejak tahun 1948.
Lokasi Bakpia Pathok 25 berada di tengah kota, yaitu di Jalan Karel Sasuit Tubun No.504, Sanggrahan, Ngampilan, Kota Yogyakarta. Buka setiap hari mulai dari pukul 06.00 pagi sampai pukul 23.00.
Varian isi bakpia yang disajikan tak jauh berbeda dengan Bakpia Pathok 75, yaitu bakpia isi kacang hijau, isi keju, isi coklat, nanas, isi kumbu, dan varian rasa, juga banyak varian oleh-oleh makanan lainnya.
3. Gudeg Yu Djum
Makanan khas Jogja selanjutnya yang bisa kamu jadikan oleh-oleh adalah gudeg. Gudeg Yu Djum jadi salah satu gudeg legendaris yang patut kamu coba.
Rasanya yang nikmat dan aromanya yang khas bikin Gudeg Yu Djum tak pernah sepi dikunjungi. Selain dapat makan di tempat atau di bungkus, kini Gudeg Yu Djum juga sudah menyediakan kemasan vacum yang bisa kamu bawa pulang sebagai buah tangan.
Di Jogja, Gudeg Yu Djum memiliki banyak cabang toko, di antaranya ada di Jalan Malioboro, Jalan Dagen No.2C, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta. Selain itu ada juga tokonya di daerah Wijilan, Sosrowijayan, AM Sangaji, dan beberapa toko di titik lainnya.
Toko Gudeg Yu Djum buka mulai pukul 07.00 pagi hingga pukul 22.00 malam.
4. Cokelat Monggo
Kalau suka yang manis-manis jangan lupa membawa oleh-oleh khas Jogja, Cokelat Monggo. Monggo adalah cokelat asli dari Jogja dengan resep ala Belgia, yang diolah oleh seorang asal Belgia, yaitu Thierry Detournay.
Ingin membeli oleh-oleh Jogja cokelat Monggo bisa mampir juga ke Chocolate Monggo Museum Factory Kedai & Gelato. Di sana, selain kamu dapat membeli oleh-oleh berbagai varian olahan cokelat premium di showroom-nya, kamu dan keluarga juga bisa berkeliling museum cokelat, mengunjungi pabrik, dan juga bersantai sambil menikmati berbagai menu olahan cokelat.
5. Toko Djoen
Toko Bakery & Shop Djon Lama atau yang dulu bernama toko Djoen jadi salah satu toko roti legendaris di Jogja yang sudah ada sejak tahun 1935. Masuk ke toko ini kamu seakan diajak bersafari ke masa silam, karena di dalamnya masih terpajang atribut-atribut lawas toko roti.
Toko ini berlokasi di Jalan Margo Mulyo No.78, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta tepat berada di kios toko-toko di jalan Malioboro.
Toko Djoen menyajikan roti-roti klasik yang empuk dan beraroma sedap serta harga yang sangat terjangkau. Roti yang disajikan toko ini yaitu Onbijtkoek (roti rempah ala Belanda), roti sobek polos, roti rol polos, dan roti semir. Selain itu juga ada varian baru, yaitu roti tawar, roti pisang, roti aneka isian serta topping, kue sus, kroket, biskuit bagelen: roomboter 'Meila Chandra', hingga American-style doughnut.
Menu andalah dari toko Djoen adalah roti pisang.
Itu dia 5 rekomendasi toko oleh-oleh makanan khas Jogja yang bisa kalian kunjungi. Jangan lupa untuk selalu jaga protokol kesehatan. Selamat berlibur.
Berita Terkait
-
Meriahnya Jakal Bookshop Fest: Rute Seru Bookshop Hopping Seharian!
-
Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja
-
Belasan Ribu Maba Datang ke Jogja, Ekosistem Kota Kembali Bergeliat
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup
-
Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana
-
Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT
-
GPI Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo: Jangan Klaim Diri Merepresentasikan Rakyat
-
5 Pasangan Zodiak yang Paling Tidak Cocok Dijadikan Rekan Kerja Satu Tim
-
Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar
-
Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027
-
ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara