Indotnesia - Ramai video memperlihatkan kerusuhan yang terjadi di Lippo Plaza Jogja, Minggu (12/6/2022) malam. Terlihat, sejumlah orang melempar kursi, meja, dan pagar ke massa lain di sekitar area parkir lantai bawah.
Dalam unggahan akun Instagram @merapi_uncover, sejumlah benda berserakan di lantai dan pagar pembatas rusak. Kerusuhan diperkirakan terjadi pada pukul 23.00 WIB.
Pada video lain menunjukkan kerumunan massa juga berada di rooftop Lippo Plaza. Sementara, sejumlah orang terlibat ricuh di belakang panggung.
Melansir Suara.com, vudeo itu diduga akibat provokasi yang menyulut emosi dan mengundang keributan dari massa yang ikut menyaksikan konser band Strada bertajuk Malam Ambyar.
Dalam penjelasan kronologi di story @merapi_uncover, overload pengunjung menjadi pemicu terjadinya kerusuhan tersebut. Situasi di voucher box sudah tidak terkendali dan pengunjung yang tidak bisa masuk dipersilakan pulang.
“Tinggal yang di depan pintu masuk masih banyak yang ingin masuk,” tulis penjelasan tersebut.
“Tapi ada provokator yang ingin dobrak masuk. Sementara itu, ada pengunjung yang di dalam ikut terprovokasi,” lanjutnya.
Setelah pengunjung terprovokasi, keributan terjadi hingga saling lempar. Akibat kerusuhan tersebut, pertunjukkan konser sempat berhenti sejenak.
Para jurnalis sejauh ini masih menunggu konfirmasi terkait peristiwa itu. Dugaan sementara, lokasi konser di Seven Sky Lippo Plaza Jogja melebihi kapasitas atau overload.
Hingga kini, belum ada kepastian kemungkinan adanya korban akibat kerusuhan di Lippo Plaza Jogja.
Di akun Instagram @merapi_uncover, warganet memberikan komentar dan beberapa menyampaikan informasi terkait peristiwa itu.
“Perkoro arep delok konser kentekan tiket njuk rusuh ki mah ngopo,” tulis akun @ant******.
“Mau jam 7an le parkir nganti mbludag jebul gur meh acara balang-balangan o iki,” komentar netizen @sei*****.
“Awalnya penonton yang tidak kebagian tiket memaksa masuk ke atas karena kapasitas di atas sudah full,” tulis @teg******.
Berita Terkait
-
Bentrok Maut di Menteng Diduga Gara-gara Beli Nasi Uduk Tapi Ogah Bayar
-
Update Bentrok Berdarah di Menteng: Satu Korban Meninggal di RSCM, Lainnya Kritis
-
Kronologi Bentrok Berdarah di Menteng: 2 Orang Terluka, 3 Ditangkap Polisi
-
Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan
-
Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Mau Ditangkap, Benjamin Netanyahu Minta Zohran Mamdani Jadi Walikota untuk Muslim Hingga Yahudi
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Bisnis Merchant Tumbuh, Transaksi QRIS Meningkat Berkat Transformasi Digital BRI
-
Nyawa Dibayar Ayam Sabung: Alarm Keras untuk Penegakan Hukum dan Nurani Kita
-
Ekshumasi Jadi Opsi! Polisi Bakal Bongkar Makam Sutrimo Demi Ungkap Tabir Kematian
-
BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat
-
Rupiah dan Saham Melemah Imbas Gubernur BI Mundur, Ini Langkah Prioritas Pejabat Sementara
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Review Buku Bored: Petualangan Rita Melawan Kebosanan dengan Imajinasi
-
Transformasi Digital BRI Perkuat Merchant dan QRIS, dan Akses Keuangan Danantara