/
Senin, 19 September 2022 | 09:03 WIB
Ilustrasi seorang anak belajar mengenal huruf. (Freepik/ jcomp)

Indotnesia - Dede Yusuf menyoroti kebijakan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) terkait pembelajaran baca-tulis-hitung (calistung) yang diterapkan di TK PAUD.

Menurutnya, usia 3–5 tahun atau di bawah 6 tahun atau adalah golden period. Di masa-masa tersebut, anak-anak seharusnya bermain dan bersenang-senang bukan dibebankan pada calistung. 

Dede juga membandingkan di beberapa negara, mata pelajaran itu baru dikenalkan di sekolah dasar atau pada anak usia 6–7 tahun. Lalu, sebenarnya di usia berapa anak-anak mulai harus belajar membaca, menulis, atau berhiting?

Melansir dari US News, para ahli mengatakan bahwa kebanyakan anak-anak  belajar membaca di usia 6–7 tahun, yaitu sekitar kelas 1 atau 2 SD. Belajar membaca lebih dulu tidak menjamin seorang anak menjadi lebih unggul.

“Beberapa anak siap untuk belajar membaca pada usia 3 tahun dan beberapa membutuhkan waktu lebih lama,” kata AnnMarie Sossong, seorang spesialis membaca di Ocala Preparatory Academy di Florida. 

“Saya telah melihat perbandingan keduanya. Pada usia 12 atau 13 tahun, mereka membaca pada tingkat yang sama. Memang tampaknya berlawanan dengan intuisi, tetapi sebenarnya tidak. Ketika mereka siap, mereka siap, dan semuanya berbunyi klik,” ungkapnya.

Selain itu, sebuah program pembaca di Departemen Pendidikan Amerika Serikat mengatakan bahwa anak-anak harus belajar membaca pada usia 8 tahun. 

Sementara, menurut Timothy Shanahan, profesor emeritus terkemuka di University of Illinois Chicago belajar membaca atau keterampilan sejak usia dini bermanfaat bagi perkembangan anak.

“Tidak ada usia tertentu untuk belajar membaca, tetapi memulai sejak dini memberikan peluang terbesar bagi kesuksesan anak-anak,” ujarnya.

Baca Juga: Ulasan Buku Writers & Writing: Belajar Menulis dari Para Penulis Dunia

Menurutnya langkah pertama belajar membaca bagi anak-anak yaitu dengan mengenalkan huruf atau kombinasi huruf, kemudian baru menghubungkan huruf-huruf tersebut dengan bunyi.

Pada usia 6–10 tahun anak-anak juga bisa belajar menulis dan berhitung. Melansir dari BBC, meski anak usia prasekolah dikelilingi oleh angka-angka dan beberapa bisa menyebutkan bilangan i sampai 10, namun sangat kecil kemungkinan mereka mengerti arti angka-angkat tersebut.

“Anak usia dua tahun banyak yang sudah bisa mengucapkan angka urut satu, dua, tiga, empat, lima, yang merupakan salah satu tanda awal belajar berhitung,” kata Camilla Gilmore Profesor di ESCR Center for Early Mathematics Learning di Loughborough University.

“Tetapi sementara mereka telah belajar mengucapkan kata-kata untuk angka-angka itu dan dapat mengucapkannya dalam urutan yang benar, masih banyak lagi yang harus mereka lakukan sebelum mereka memahami apa yang sebenarnya diwakili oleh angka-angka itu,” terangnya.

Menurutnya, pembelajaran berhitung pada anak harus dilakukan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Misalnya mulai dari menghitung lompatan yang dilakukan anak tersebut atau hal lainnya.

Demikian beberapa pendapat terkait waktu terbaik bagi anak untuk belajar membaca menulis atau berhitung.

Load More