Indotnesia - Cuaca ekstrim yang terjadi di sejumlah provinsi di Indonesia menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor, salah satunya melanda Bogor, Jawa Barat.
Hingga saat ini beberapa wilayah di kawasan Bogor terendam banjir dan puluhan titik masih tertimbun longsoran. Bencana tersebut terjadi lantaran hujan deras disertai angin yang terjadi pada Selasa (12/10/2022).
Bukan kali pertama, Bogor memang kerap diguyur hujan meski cuaca sedang berada di musim kemarau. Bahkan, salah satu kota di Jawa Barat tersebut mendapat panggilan khusus sebagai ‘Kota Hujan’.
Julukan itu, tidak serta merta ditujukan untuk kota yang terkenal dengan asinannya. Melansir Suara.com, Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Darmaga, Budi Suhardi menjawab langsung mengenai istilah tersebut.
"Statement tentang di Bogor sering turun hujan itu kami keluarkan tidak begitu saja. Kami sudah membuat data statistiknya secara otentik," kata Budi.
Budi mengatakan ada beberapa alasan yang membuat sering terjadi hujan di Bogor.
1. Dikelilingi oleh pegunungan, di antaranya Gunung Salah, Gunung Gede, dan Gunung Pangrango.
2. Memiliki sebaran hutan yang luas.
3. Masa udara di Bogor membuat proses pembentukkan awan hujan selalu tersedia.
Baca Juga: Resmi Diluncurkan, IndoVac Jadi Vaksin Covid-19 Pertama Buatan Dalam Negeri
Faktor-faktor itulah yang mendukung proses terjadinya hujan, sehingga Bogor mendapat julukan Kota Hujan.
Berdasarkan perhitungan BMKG curah hujan di kota tersebut melebihi 50 milimeter. Artinya, di Bogor sering terjadi hujan, karena saat musim kemarau rata-rata curah hujan akan berada di bawah angka tersebut.
"Data yang kami miliki rata-rata itu di atas 50 milimeter untuk Bogor, sehingga disebut kota hujan, yang artinya banyak hujan, artinya hampir hujan terus. Sehingga diperhatikan setiap saat ngitung bulan-bulan di Kota Bogor enggak ada yang namanya kering banget," ungkap Budi.
So, pastikan selalu siap sedia jas hujan atau payung jika kalian berkunjung ke Bogor dan bagi masyarakat setempat harus selalu waspada terhadap dampak hujan yang tak kunjung henti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Viral! Ditanya Cita-cita, Bupati Cianjur: Cepat Meninggal Masuk Surga, Lieur di Dunia
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan