Indotnesia - Hasil laporan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan rumah sakit rujukan Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan adanya kasus baru yang tercatat lebih dari 100 kasus setiap harinya.
Pada laporan Jumat (4/11/2022) pukul 16.00 WIB, terdapat penambahan 123 kasus positif Covid-19 yang tersebar di Kota Yogyakarta, Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul, dan Sleman.
Peningkatan terbanyak terdapat di Sleman dengan 43 kasus dan Kulon Progo dengan 33 kasus. Sementara Bantul dengan 33 kasus, Kota Yogyakarta 20 kasus, dan Gunungkidul dengan 4 kasus.
Melansir Suara Jogja, pada Kamis tercatat kasus Covid-19 di DIY bertambah 104 kasus, Rabu (2/11/2022) bertambah 139 kasus, dan Selasa (1/11/2022) bertambah sebanyak 124 kasus baru.
Wakil Sekretaris Satgas Covid-19 DIY Biwara Yuswantana mengatakan kasus akan terus meningkat selama 40 hari ke depan hingga Desember 2022 dan awal tahun 2023.
Padahal sebelumnya, kasus harian Covid-19 sempat menurun drastis hingga hanya di bawah 10 kasus setiap harinya. Saat ini, Yogyakarta masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.
Biwara menuturkan kebanyakan pasien mengalami gejala ringan, bahkan tanpa gejala, terlebih mereka sudah mendapat vaksinasi dosis ketiga atau booster.
"Intinya memang ada peningkatan dari sisi kasus tapi dari sisi gejala tidak ya. Artinya dampaknya tidak berat," katanya.
Belum diketahui apakah penyebab peningkatan kasus akibat subvarian Omicron XBB atau bukan. Pihak terkait sedang melakukan pemeriksaan sampel untuk mendeteksi persebarannya.
Baca Juga: Penyelenggara Konser NCT 127 Minta Maaf kepada Penonton, Komentar di Instagram Ditutup
Melansir dari situs corona.jogjaprov.go.id, capaian vaksin dosis per kelurahan untuk usia di atas 12 tahun telah mencapai 64,68%. Sedangkan capaian vaksin booster per kelurahan untuk usia 19-60 tahun mencapai 75,08%. Capaian vaksin dosis 3 untuk usia di atas 60 tahun tercatat 65,63%.
Pemerintah DIY mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan sesuai dengan pola hidup bersih dan sehat. Tingkatkan imun tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan berolahraga teratur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan