Indotnesia - Jumlah penduduk Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Indonesia lebih banyak dari penduduk Qatar, negara yang jadi tuan rumah FIFA World Cup 2022.
Piala Dunia 2022 sedang berlangsung. Negara yang menjadi tuan rumah perhelatan pesta sepak bola terbesar di dunia itu adalah Qatar. Akan tetapi, tahukan kalian kalau ternyata jumlah penduduk Qatar lebih sedikit dari penduduk provinsi DIY?
Melansir dari laman psa.gov.qa, total populasi di Negara Bagian Qatar pada Oktober 2022 yaitu sebanyak 3.020.080 jiwa. Dari 3,02 jiwa, sebanyak 2,167,885 adalah laki-laki, sedangkan jumlah perempuan hanya 817,144. Angka itu lebih sedikit dari jumlah penduduk Jogja saat ini.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) total populasi masyarakat DIY pada tahun 2022 yaitu sebanyak 4.021.816 jiwa. Selisih itu menjadikan Yogyakarta unggul dari Qatar berdasarkan jumlah penduduknya.
Qatar merupakan sebuah negara emirat di Timur Tengah yang terletak di semenanjung Jazirah Arab di Asia Barat. Qatar dipimpin oleh orang raja dan ibu kota negara tersebut adalah Doha.
Selain Qatar, ada beberapa negara peserta World Cup 2022 yang juga memiliki jumlah penduduk di bawah Provinsi DIY, yaitu Uruguay dan Wales.
Melansir Wikipedia, kedua negara tersebut memiliki jumlah penduduk sekitar 3 juta. Total penduduk Uruguay pada 2022 yaitu 3,4 juta atau 3.407.213 jiwa sedangkan penduduk Wales sebanyak 3,2 juta penduduk atau 3,267,501 jiwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik