Indotnesia - Laporan riset data.ai (sebelumnya App Annie) dalam State of Mobile 2023 menyebut bahwa Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan pengguna internet yang paling lama menghabiskan waktu untuk scrolling HP.
Dari data yang diambil selama tahun 2022, masyarakat Indonesia menghabiskan waktu rata-rata 5,7 jam per hari untuk main gadget.
Hal tersebut tentunya dapat menjadi kebiasaan yang kurang baik ketika telah mengalami kecanduan gadget.
Pasalnya, kecanduan gadget dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan tubuh, seperti paparan sinar ponsel yang sangat berbahaya bagi kesehatan mata.
Lalu, apa saja bahaya kecanduan gadget lainnya yang dapat memengaruhi kesehatan tubuh? Simak penjelasannya di bawah ini.
Bahaya Kecanduan Gadget
1. Kerusakan Otot dan Ligamen
Menggunakan gadget terlalu lama atau secara berlebihan dapat menyebabkan ketegangan pada otot dan persendian tangan, jari, leher, dan pinggang.
Hal tersebut dapat menjadi semakin parah ketika kebiasaan kecanduan gadget berlangsung lama, mengakibatkan nyeri otot, nyeri tekan hingga kerusakan sendi.
Baca Juga: Istri Bagikan Kondisi Terkini Indra Bekti: Masih Lupa Ingatan, Tapi Ingat Sholat
2. Postur Tubuh Menjadi Tidak Ideal
Penelitian Journal of Physical Therapy Science menyebut bahwa penggunaan gadget dalam jangka panjang secara berlebihan dapat memengaruhi postur tubuh.
Penggunaan gadget membuat kita tanpa sadar seringkali menggerakkan leher ke depan, bahu melengkung hingga postur tubuh yang bertahap menekuk.
Perubahan postur tubuh itu tidak hanya dapat mengganggu penampilan, tetapi juga memengaruhi keseimbangan pernapasan.
3. Sakit Kepala
Bermain gadget secara berlebihan dapat menyebabkan sakit kepala, terutama dapat bertambah buruk ketika otak mengalami kelebihan beban dengan bermain game atau scrolling HP sembari berpindah aplikasi
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
El Clasico Jadi Neraka untuk Real Madrid, Barcelona Angkat Trofi La Liga ke-29
-
Ogah Dipanggil Kakek oleh Cucunya, Ahmad Dhani Kenalkan Sebutan Jiddi
-
Markas Judol Internasional di Jakarta Digerebek, 320 WNA Diamankan
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi