Indotnesia - Menonton adalah suatu hiburan atau kegiatan yang menyenangkan. Salah satu genre yang cukup memiliki banyak peminat yaitu, film horor.
Bagi sebagian orang mungkin memilih tidak menonton konten atau film horor karena dapat membuatnya merasa tidak nyaman dan ketakutan.
Sementara, para penyuka film horor bisa merasakan sebaliknya. Mereka mungkin juga memiliki ketakutan yang sama, tetapi mereka menikmati perasaan-perasaan takut itu sehingga menimbulkan sensasi yang membuatnya malah bersemangat.
Bahkan, beberapa menyebut film horor bermanfaat bagi kesehatan mental. Benarkah begitu?
Melansir Healthline, mengkonsumsi konten menyeramkan seperti menonton atau mendengarkan cerita horor dapat membantu menghilangkan stres dan kecemasan.
1. Membangun ketahanan untuk tidak berteriak
Menurut pendiri Oaklee Psikoterapi di San Fransisco, Kurt Oaklee menonton film horor dapat mengajarkan kita bagaimana cara menangani stress.
Pasalnya, saat menonton horor seseorang cenderung akan mengekspos diri atau berekspresi, biasanya dengan berteriak.
2. Membantu seseorang menghadapi ketakutannya
Baca Juga: Tayang Besok! Berikut Sinopsis Film Horor Perempuan Bergaun Merah
Dengan mendengarkan atau menonton cerita horor memberitahu kita akan hal-hal yang menakutkan sekaligus cara untuk menghadapi ketakutan tersebut.
Misalnya, seseorang yang takut pada tempat-tempat gelap ketika menonton film horor yang biasanya didominasi setting malam hari akan mulai belajar menghadapi rasa takutnya.
3. Media untuk merasa lega ketika stres
Film horor cenderung memaksa seseorang untuk berfokus pada ceritanya. Karena itu, ketika menonton horor perasaan cemas atau stres akan dapat teralihkan.
Demikian manfaat menonton film horor bagi kesehatan mental. Meski begitu, film horor juga memiliki dampak negatif bagi mereka yang sensitif terhadap kecemasan, karena sejatinya dapat memicu ketakutan.
Sementara, bagi orang-orang yang menyukainya pengalaman menonton horor akan menjadi media pelepasan ketegangan dan stres.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
IHSG Ambles 8,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 1.190 Triliun
-
Profil Como 1907, Klub Liga Italia Milik Orang Indonesia Jadi Klub Papan Atas Serie A
-
7 Cara Cek Bansos Kemensos yang Mudah dan Akurat 2026, Cek Namamu di Sini!
-
Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat
-
Bukan Sekadar Olahraga, Footgolf Jadi Cara Baru Cari Sehat Sekaligus Bangun Relasi
-
Nyawa ASN di Metro Berakhir dengan Peluru di Pelipis, Polisi Buru Pelaku Penembakan
-
Ducati Butuh Bantuan, Marc Marquez Minta Pensiun Tahun Depan?
-
Dari Kejurnas ke Super League, Mengintip 10 Gelar Juara Persib Sepanjang Sejarah!
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Race Day, Alternatif Adidas Adizero Versi Murah
-
Tak Hanya Kelola Dana Pensiun, Asabri Kini Garap UMKM hingga Ekonomi Hijau