Indotnesia - Anime Jujutsu Kaisen disebut memiliki kemiripan dengan cerita dalam serial Naruto karena keduanya memiliki genre anime shounen, yaitu julukan bagi ragam manga atau anime yang khusus untuk remaja lelaki.
Selain itu, ada pula salah satu alur cerita yang mirip dengan Naruto, yaitu tentang kerjasama antar satu tim dalam mencapai sebuah misi.
Jika Naruto memiliki 7 tim, cerita dalam anime Jujutsu Kaisen berkisah tentang kerjasama serta kepedulian satu sama lain antara Megumi Fushiguro, Nobara Kugisaki, Yuji Itadori, dan Satoru Gojo sebagai mentor.
Untuk kamu yang belum mengetahui tentang anime Jujutsu Kaisen dan penasaran dengan plot ceritanya, simak selengkapnya di bawah ini.
Anime Jujutsu Kaisen atau memiliki arti Pertarungan Sihir adalah sebuah seri manga asal Jepang yang ditulis dan diilustrasikan oleh Gege Akutami.
Manga ini pertama kali dimuat secara berseri dalam majalah Weekly Shonen Jump sejak Maret 2018 dan mulai diadaptasi menjadi seri anime yang diproduksi oleh MAPPA pada Oktober 2020.
Anime ini mengisahkan tentang Yuji Itadori, seorang siswa SMA yang selalu menghindari kegiatan olahraga, seperti Klub Lari meski dirinya memiliki bakat dalam bidang olahraga tersebut.
Berbanding terbalik dengan bakat yang dimiliki, ia justru bergabung dengan Klub Penelitian Ilmu Gaib, tujuannya agar dirinya dapat bersantai dan bergaul dengan para seniornya.
Baca Juga: Sudah Tahu? Berikut Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan
Suatu hari, kakeknya yang merupakan keluarga satu-satunya Yuji jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit.
Hal tersebut membuat pemuda SMA itu disibukkan dengan jadwal berkunjung kakeknya di rumah sakit hingga akhirnya sang kakek meninggal dunia.
Dalam pesan terakhirnya, ia memberikan dua pesan kepada Yuji agar selalu membantu orang dan mati dikelilingi orang.
Setelah kematian sang kakek, ia bertemu dengan seorang penyihir bernama Megumi Fushiguro yang bertanya tentang jimat kutukan tingkat tinggi di sekolahnya.
Tanpa sengaja, segel dari jimat kutukan itu ditemukan dan dibuka oleh senior-seniornya di Klub Penelitian Ilmu Gaib yang membuat makhluk mirip monster muncul melalui emosi negatif manusia.
Monster tersebut dapat dengan mudah merasuki manusia dan Yuji kemudian berkorban menarik roh Kutukan itu agar masuk ke dalam tubuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba