Indotnesia - Model sekaligus aktris asal Thailand Treeechada Poyd Bejarat alias Poyd Treechada atau lebih dikenal dengan panggilan Nong Poy resmi menikah dengan kekasihnya pada Rabu (1/3/2023).
Laporan Strait Times, Kamis (2/3/2023), menyebutkan upacara pernikahan menggunakan budaya tradisional gaya Peranakan, yang berasal dari gelombang imigran China yang tiba di wilayah tersebut enam abad lalu.
Nong Poy yang merupakan seorang transgender menikah dengan Oak Bhavagha Kongyok di Baan Ar-Jor di Phuket. Suaminya merupakan seorang pengusaha dari keluarga elit.
Nong Poy terlihat mengenakan busana yang bersulam benang emas, perhiasan emas antik, dan permata. Dia juga mengenakan hua kuan atau mahkota bunga emas murni buatan tangan.
Butuh sekitar tiga bulan untuk membuat mahkota itu. Sementara Oak memakai tuksedo hitam yang rapi.
Busana pernikahan pasangan tersebut diperkirakan menelan biaya sekitar 20 juta baht atau sekitar Rp8,8 miliar. Upacara pernikahan sendiri berlangsung secara privat, hanya untuk keluarga dan teman dekat.
Nong Poy sebelumnya memenangkan kontes kecantikan Miss Tiffany dan Miss International Queen pada 2004. Kemudian, dia masuk ke industri hiburan di Thailand dan beberapa negara lain.
Dia bahkan disebut sebagai "Transgender Tercantik di Thailand". Kariernya terus menanjak sebagai model, aktris, dan bintang video klip. Pada 2013, dia terjun ke dunia perfilman Hong Kong.
Melansir The Thaiger, Nong Poy dan suaminya telah saling mengenal selama 20 tahun. Oak adalah saudara dari sahabat Nong Poy. Pada pesta lajang bulan lalu di Bangkok, Nong Poy telah menggunakan nama keluarga Oak.
Baca Juga: TWICE Torehkan Sejarah, Bawa Penghargaan dari Billboard's Women in Music 2023
Nong Poy mengungkap perjalanan hidupnya sebagai perempuan transgender, dengan menjalani operasi perubahan kelami pada usia 17 tahun. Sebelum operasi, dia terpaksa menyembunyikan identitasnya dan hidup sebagai laki-laki.
Sejak operasi dan menjadi dirinya sendiri, dia merasa telah dilahirkan kembali, Prestasi Nong Poy sebagai perempuan transgender membantu meningkatkan kesadaran dan penerimaan atas komunitas LGBTQ+ di Thailand.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil