Indotnesia - Sebagian orang mengalami kenaikan berat badan selama puasa Ramadan. Tapi, nggak jarang pula yang khawatir berat badannya semakin menurun, apalagi mereka yang termasuk kurus dan sulit menaikkan berat badan.
Selama Ramadan, kamu nggak akan makan dari matahari terbit hingga terbenam. Jadi, semakin sedikit makanan yang diproses oleh tubuh. Sementara, kalau konsumsi makanan yang nggak sehat seperti junk food justru akan berdampak buruk.
Jadi, bagaimana cara sehat supaya berat badan naik meski sedang menjalankan puasa Ramadan?
Melansir Dubai Personal Trainers, kamu harus memastikan punya pola makan yang sehat. Selama Ramadan, pastikan kamu mengonsumsi makanan yang kaya protein ketika berbuka puasa dan sahur.
Protein sangat membantu dalam pembentukan otot. Jadi, sertakan susu, telur, ikan, dan daging dalam makanan. Selain itu, kamu juga harus mengonsumsi buah-buahan dan sayuran sebagai sumber serat.
Berikut sejumlah makanan sehat untuk menambah berat badan:
- Buah dan sayuran: brokoli, bayam, dan apel akan memberikan vitamin dan serat bagi tubuh
- Protein tanpa lemak: ikan dan ayam yang menyediakan asam amino untuk membantu pembentukan otot
- Biji-bijian utuh: quinoa dan oatmeal adalah sumber karbohidrat dan serat yang bagus
- Lemak tak jenuh: alpukat dan minyak zaitun yang bermanfaat bagi kesehatan jantung
Yang nggak kalah penting, hindari konsumsi junk food, keripik, soda manis, donat, dan permen. Memang makanan dan minuman itu akan menambah berat badan, tapi tidak sehat.
Malahan lemak akan menumpuk di sekitar perut sehingga meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung.
Baca Juga: Belum Mereda, Begini Sejarah Aksi Teror Klitih di Yogyakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok