Indotnesia - Dalam prosesi penobatan Raja Charles III pada Sabtu (6/5/2023), ia dimahkotai mahkota berwarna ungu berhiaskan batu permata yang penuh dengan sejarah.
Sebagai salah satu pusaka kerajaan, Mahkota St Edward itu dikenakan oleh Raja Charles kurang dari satu jam dalam upacara penobatannya. Kemudian, mahkota emas itu disimpan kembali untuk penobatan raja berikutnya.
Melansir BBC, berikut 4 fakta unik dari mahkota emas dengan beludru ungu dan hiasan batu permata itu:
Sejarah Singkat
Mahkota bersejarah itu pertama kali dibuat untuk Raja Charles II pada 1661. Namanya diambil dari Raja sekaligus Santo Edward, era Inggris Kuno Anglo-Saxon yakni Edward Sang Pengaku.
Mahkota St. Edward dianggap sebagai benda peninggalan suci sehingga digunakan dalam penobatan pemimpin kerajaan selama ratusan tahun. Mahkota itu pernah dilebur pada tahun 1600-an setelah eksekusi Raja Charles I oleh Oliver Cromwell.
Setelah kematian Cromwell dan kerajaan kembali, Raja Charles II menugaskan pembuatan mahkota baru termasuk Mahkota St. Edward.
Emas 22 Karat
Mahkota ini terbuat dari emas padat 22 karat. Memiliki tinggi lebih dari 30 cm dengan berat sekitar 2,23 kg atau hampir sama dengan satu buah melon besar. Usia mahkota ini telah mencapai 300 tahun.
Baca Juga: Lirik Lagu Unforgiven, Karya Terbaru Le Sserafim yang Jadi Trending Youtube
Mahkota St Edward terakhir kali dikenakan oleh Ratu Elizabeth II pada penobatannya di tahun 1953. Sejak itu, mahkota tersebut disimpan di Tower of London.
Dalam sebuah film dokumenter pada 2018, Ratu Elizabeth II dipertemukan kembali dengan mahkota itu. Sang ratu teringat betapa beratnya mahkota tersebut.
“Apakah masih berat ya? Beratnya satu ton?” kelakarnya.
Hiasan Batu Permata
Mahkota St Edward tidak hanya terdiri dari emas, tapi juga bertakhtakan 444 berlian dan batu permata, termasuk safir, rubi, batu kecubung, dan topas. Sebagian warna dari batu permata itu adalah biru muda dan aquamarine atau hijau kebiruan.
Batu permata tersebut dulunya bisa dilepas dan dipasang ketika acara penobatan. Tapi pada abad ke-20, batu permata itu dipasang di mahkota secara permanen.
Hiatus 200 Tahun
Meski dibuat pada tahun 1661, ternyata Raja Charles III merupakan orang ketujuh di Kerajaan Inggris yang dimahkotai dengan Mahkota St. Edward. Karena selera dan mode kerajaan berubah, mahkota tersebut sempat nggak dipakai dalam penobatan selama lebih dari 200 tahun.
Raja Edward VII berencana memakainya pada penobatan tahun 1902, tapi dia sakit sehingga mahkota diganti yang beratnya lebih ringan. Mereka yang pernah memakainya adalah Raja Charles II, Raja James II, Raja William III, Raja George V, Raja George VI, dan Ratu Elizabeth II, serta terakhir Raja Charles III.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai