Indotnesia - Memiliki rumah yang aman dan nyaman menjadi dambaan setiap orang, sehingga tak heran jika banyak pembangunan perumahaan semakin berkembang.
Tingginya minat akan kebutuhan rumah, membuat sejumlah orang melakukan tindak penyalahgunaan salah satunya menjadi mafia tanah dengan tujuan memperkaya individu atau sekelompok orang.
Belum lama ini, viral lurah Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta, Agus Santoso yang resmi ditetapkan menjadi tersangka kasus mafia tanah, pada Rabu (17/5/2023) setelah melakukan penyalahgunaan perizinan tanah kas desa (TKD) untuk pembangunan perumahan.
Perumahan yang dibangun di Desa Maguwoharjo, Depok Sleman itu telah dibangun sekitar 150 rumah tanpa izin di tanah kas desa dengan harga satu unit berkisar Rp190 juta.
Pembangunan yang bermasalah itu membuat sejumlah orang yang telah membeli dan menghuni perumahan tersebut mengalami kerugian.
Nah, untuk lebih waspada agar terhindar dari mafia tanah ketika akan membeli rumah, simak tipsnya di bawah ini.
Agar tidak tertipu dengan mafia tanah, kamu perlu berhati-hati dalam memutuskan untuk membeli rumah.
Adapun tips untuk menghindari mafia tanah, di antaranya yaitu:
Baca Juga: Nikmati Suara Lembut Danielle New Jeans Bawakan OST The Little Mermaid
1. Kenali Ciri-ciri Mafia Tanah
Mafia tanah umumnya akan melakukan modus dengan memalsukan sertifikat, seperti mengganti nama pemilik sertifikat dengan pemilik yang palsu agar tanah dapat diambil alih dan dijual kembali.
Selain itu, mereka juga akan mengajukan kehilangan sertifikat kepada kantor pertanahan, ketika sertifikat tersebut nyatanya masih di bawah kekuasaan orang yang berhak.
2. Jangan Beli Tanah Sengketa
Tanah sengketa biasanya akan membuat harga rumah yang dibangun di kawasan tersebut dipatok dengan harga lebih murah daripada umumnya.
Jangan langsung tergoda untuk membelinya, karena tanah sengketa justru dapat menimbulkan berbagai kerugian di masa depan.
Tag
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Belum Berlaku Pekan Ini, Pemkab Sleman Masih Sinkronkan Jadwal WFH dengan Instansi Vertikal
-
Investasi Emas Tanpa Ribet, Cicil Melalui Super App BRImo dan Dapatkan Bonus Cashback Menarik
-
Tensi Iran-AS Memanas, Harga Minyak Asia Menguat di Tengah Ketidakpastian Gencatan Senjata
-
Harga Emas Antam Naik Tipis ke Rp 2.857.000 Juta per Gram
-
Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman
-
FIFA Umumkan 170 Perangkat Pertandingan Piala Dunia 2026, Termasuk 6 Wasit Wanita
-
Soroti Pendidikan, Melly Goeslaw Usulkan Ekonomi Kreatif Masuk RUU Sisdiknas
-
Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?
-
Bejat! Ini 7 Fakta Kasus Guru SMP Kirim Chat Mesum ke Murid di Blora
-
4 Mobil 7-Seater yang Aman Pakai Pertalite, Solusi Hemat BBM bagi Keluarga Muda