/
Minggu, 13 Agustus 2023 | 15:32 WIB
Tangkaoan layar story Instagram terkait keputusan Miss Universe Organization putuskan kontrak dengan PT Capella Swastika Karya. (Instagram/@missuniverse)

Indotnesia - Miss Universe Organization (MUO) memutuskan kontrak dengan pemegang lisensi Miss Universe Indonesia PT Capella Swastika Karya

Pemutusan kontrak tersebut dilatarbelakangi kasus dugaan pelecehan seksual terhadap para finalis Miss Universe Indonesia 2023.

Keputusan tersebut diumumkan langsung MUO lewat akun Instagram resminya. 

"Kami telah memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan waralaba saat ini di Indonesia, PT Capella Swastika Karya, dan Direktur Nasional Poppy Capella,” seperti dikutip dalam unggahannya, Minggu (13/8/2023). 

MUO mengungkapkan, bahwa peristiwa yang terjadi di ajang kecantikan Miss Universe Indonesia tahun ini melanggar kode etik organisasi. 

“Mengingat apa yang telah kami pelajari terjadi di Miss Universe Indonesia menjadi jelas bahwa waralaba ini tidak memenuhi standar merek, etika atau harapan kami sebagaimana diuraikan dalam buku panduan waralaba dan kode etik kami."

Selain itu, yang menjadi prioritas dari ajang kecantikan dunia ini adalah ruang aman bagi perempuan. Sementara yang terjadi di Indonesia jelas bertentangan dengan itu. 

Insiden ini juga turut membatalkan acara Miss Universe Malaysia 2023, karena dipegang oleh PT Capella Swastika Karya. 

Sementara itu, bagi Miss Universe Indonesia yang telah terpilih, MUO akan memberikan pengaturan tersendiri. 

Baca Juga: Waspada Dampak Polusi Udara pada Kesehatan, Bagaimana Mencegahnya?

"Kami akan membuat pengaturan untuk pemegang gelar Miss Universe Indonesia untuk bersaing di kontes Miss Universe tahun ini."

Untuk selanjutnya, MUO juga akan mengevaluasi perjanjian tentang kebijakan dan prosedur terkait ajang kecantikan ini terhadap waralabanya. Ketentuan terkait adanya body checking juga akan jadi fokus mereka. 

Terkait kejadian yang menimpa para finalis Miss Universe Indonesia 2023, Organisasi Miss Universe menghargai keberanian untuk speak up serta meminta maaf kepada korban dugaan pelecehan. 

“Kami menghargai keberanian Anda dalam berbicara, dan kami berjanji untuk melakukan yang lebih baik di masa depan,” tutup Organisasi Miss Universe. 

Load More