Indotnesia - Di antara kita mungkin pernah merasakan hampa atau tidak bersemangat melakukan suatu kegiatan. Hal itu, bisa jadi karena sedang mengalami languishing.
Apa itu languishing?
Languishing adalah kondisi yang menggambarkan keadaan mental seseorang yang sulit merasakan hal-hal positif dalam hidupnya.
Mereka biasanya akan mengalami penurunan mood atau kesejahteraan mental. Meski begitu ini bukan termasuk penyakit mental. Akan tetapi, jika dialami secara terus-menerus bisa memicu gangguan psikologi seseorang.
Istilah languishing sendiri pertama kali dikenalkan oleh sosiolog Corey Keyes sebagai kebalikan dari flourishing (berkembang).
Languishing lebih dijabarkan sebagai perasaan hampa, gelisah, tidak bersemangat, hingga berkurangnya minat melakukan hal-hal yang membahagiakan.
Kondisi ini mengalami peningkatan dan banyak dirasakan Selama pandemi Covid-19. Seseorang yang mengalami languishing cenderung mengalami hal-hal berikut:
1.Muncul perasaan hampa
2. Muncul perasaan gelisah
Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Mental untuk Hidup yang Lebih Bahagia
3. Sulit fokus mengerjakan sesuatu
4. Tidak bersemangat melakukan aktivitas dan menjalani kehidupan
5. Hilangnnya minat dan motivasi melakukan hal-hal yang sebelumnya disukai
Cara mengatasi languishing
Melansir laman Very Well Mind, bagi seseorang yang mengalaminya languishing bisa mencoba melakukan beberapa hal berikut untuk mengatasinya.
1.Beristirahat atau mengambil cuti
2. Membiarkan diri untuk menikmati kesenangan
3. Cobalah mencari pemandangan baru
4. Mencoba melakukan terapi
Demikian apa itu languishing, tanda-tanda, dan cara mengatasinya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?