Suara.com - Perdebatan sistem pemilihan umum (pemilu) menjadi salah satu yang menonjol menjelang gelaran kontestasi politik 2024 mendatang. Pengajuan gugatan untuk mengevaluasi sistem pemilu dengan sistem proporsional terbuka diajukan sejumlah warga ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Bahkan terakhir, Partai Bulan Bintang (PBB) memperkuat gugatan tersebut ke MK dan membuka komunikasi dengan PDIP sebagai partai politik yang mendukung digunakannya sistem proporsional tertutup. Meski begitu, sebelumnya ada delapan partai politik di parlemen yang mendukung sistem proporsional terbuka.
Meski begitu, ada untung rugi terkait pemberlakuan proporsional terbuka yang mulai diberlakukan dalam Pemilu 2004. Sebelumnya, pemilu di Indonesia sejak zaman Orde Lama hingga masa awal reformasi pada 1999 silam menggunakan sistem proporsional tertutup.
Namun, keinginan agar sistem pemilu dengan proporsional tertutup kembali muncul dengan berbagai pertimbangan, seperti efisiensi waktu hingga biaya yang besar jika tetap menggunakan sistem proporsional terbuka.
Sedangkan, keuntungan menggunakan sistem proporsional terbuka, salah satunya adalah warga mengenal calon yang akan menjadi wakilnya di lembaga legislatif.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali