Kota Malang memang terkenal memiliki cita rasa kuliner tersendiri yang dapat jadi pilihan para wisatawan. Ada beberapa kuliner asli Malang paling terkenal yang wajib kamu datangi.
Beberapa rekomendasi berikut ini merupakan kuliner kekinian hingga makanan yang sudah legendaris yang sudah ada sejak lama.
Daripada bingung makan apa aja, yuk simak deretan kuliner asli Malang paling terkenal berikut ini.
Rawon Nguling
Kuliner satu ini merupakan salah satu makanan terpopuler bagi wisatawan dan masyarakat Malang sendiri. Rawon Nguling merupakan kuah kluwek yang hitam dimasak dengan daging sapi yang membuat cita rasanya gurih.
Untuk rasa Rawon Nguling sendiri, kamu tidak perlu kecewa karena rasanya sangat khas. Cocok dimakan dengan nasi hangat dan telur asin.
Tahu Lontong Lonceng
Kuliner asli Malang berikutnya adalah Tahu Lontong Lonceng yang merupakan salah satu makanan yang legendaris. Sudah ada sejak tahun 1935, kuliner satu ini masih ramai dikunjungi wisatawan hingga kini.
Tahu Lontong Lonceng ini merupakan sepiring tahu yang di kecambah, mentimun dan bumbu kacang yang khas akan memanjakan lidah.
Sate Gebug
Sate Gebug juga menjadi salah satu kuliner legendaris di Malang yang sudah ada sejak tahun 1920. Sate Gebug ini merupakan sate daging pilihan Sirloin yang dibakar dengan bumbu yang sedap.
Kabarnya, warung sate Gebug yang paling terkenal ini memilih tak buka warung karena tidak mendapatkan daging dengan kualitas yang bagus.
Baca Juga: Turnamen CODM Indonesia Major Series 8 Mulai Bergulir
Soto Ayam Lombok
Berdiri sejak tahun 1955 di Jl. Lombok kota Malang ini kuliner paling populer di kalangan wisatawan. Kini warung ini sudah membuka beberapa cabang di Kota Malang, namun cita rasanya masih sama dan enak seperti saat pertama kali buka.
Kuliner satu ini cocok banget buat kamu yang ingin sarapan dengan perut yang hangat.
Nah, itulah tadi deretan kuliner asli Malang paling terkenal dan legendaris yang wajib kamu coba.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar