Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan kejadian tiga remaja putri dikurung di dalam kamar mandi SPBU. Kejadian yang kemudian viral itu terjadi di kawasan Jalan Garuda Lintas Sumatera Baturaja.
Dikutip dari video yang diunggah akun @nenk_updatee terlihat tiga remaja putri tampak mengintip dari lubang pintu di kamar mandi SPBU. Ketiganya diketahui dkurung di dalam sebuah kamar mandi SPBU UB Baturaja.
Ketiganya terlihat menangis usai pintu kamar mandi dibuka oleh seseorang yang diduga ayah dari salah satu korban.
Pria di balik video yang membuka pintu kamar mandi yang diikat itu tampak kesal dan marah dengan seorang perempuan pegawai SPBU yang diduga oknum yang mengurung salah satu anaknya.
"Anakku kena mental, anakku kena mental keluar kamu. Sudah, ini masih kecil disiksa di dalam ngga dikeluarin. Ini betinanya, kamu ini pegawai jangan merasa," teriak pria di balik video itu.
Berdasarkan keterangan yang menyertai video itu, tiga remaja putri yang dikurung di dalam kamar mandi SPBU itu bernama Nabil Salsabilah (12), Ayu (12) serta Elvia Maria Susanti (16).
"Peristiwa dikurungnya 3 remaja putri oleh Eli Oknum Pegawai Admind SPBU di dalam kamar mandi SPBU UB Baturaja Nomor. 24.321.112 yang berlokasi jalan Lintas Garuda Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatera Selatan yang telah terjadi pada hari Kamis, (30/12/2022) sekira Pukul. 17.30 WIB berlanjut ke ranah hukum. Adapun ketiga remaja putri tersebut yakni Nabil Salsabilah (12) pelajar SMP kelas 1 dan Ayu (12) pelajar SD Kelas 6 sedangkan Elvia Maria Susanti (16) pelajar SMA di Kota Metro Lampung Tengah yang kebetulan sedang berlibur pulang kerumah orang tuanya," tulisnya.
Nelly (38) Ibu kandung dari Nabil Salsabilah (12) pelajar SMP Negeri 1 OKU salah satu korban remaja yang dikurung didalam kamar mandi oleh Eli Oknum Pegawai Admind SPBU UB Baturaja mengatakan diberitahu oleh satpam bahwa Nabil (12) bersama dua temannya yakni Ayu (12) dan Elvia Maria Susanti (16) dikurung di dalam kamar mandi oleh Eli salah satu pegawai SPBU UB Baturaja.
"Saya disuruh ke kamar mandi SPBU oleh Satpam kalau Nabil mau dibuka dari kamar mandi. Saya sebagai Ibu kandung merasa sakit hati dan tidak terima, puteri saya diperlakukan seperti itu oleh Pegawai SPBU UB,"ungkapnya.
Baca Juga: Balita Tiga Tahun di Tambora Alami Luka di Kepala Usai Tertimpa Reruntuhan Tembok Rumah
"Peristiwa ini sudah dilaporkan oleh suami saya Budi Hartono (36) ke Polres OKU dengan LP Nomor : STTLP/ 217./ XII/2022/ SPKT, kami dari pihak orang tua minta kasus dan permasalahan ini dapat diproses secara hukum dan pelakunya agar segera ditangkap, sesuai hukum yang berlaku," mintanya.
Unggahan itupun mendapat beragam komentar. Ada yang simpati dengan korban tapi tak sedikit pula yang geram dengan tindakan korban lantaran kamar mandi di SPBU tak semuanya bisa dipakai untuk mandi.
"Tindakan anak2 sudah pasti salah, karna melanggar aturan dari SPBU, tapi tindakan mengunci anak2 di kamar mandi jauh lebih salah. Karna akibatnya bisa fatal, bisa sesak nafas, terpeleset jatuh bahkan pingsan. Kalau pihak SPBU tahu anak2 itu adalah pribumi dari warung depan, alangkah baiknya ditegur saja orangtuanya, diperingati, karna kalau sudah bertindak gegabah seperti ini jelas bisa kena pasal," kata Mami.
"bisa nuntut orang, tapi kok anaknya mandi di spbu ga di kamar mandi sendiri," ucap Auxi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi