Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong ikut mengompetari soal pemain Vietnam nomor punggung 5 Doan Van Hau.
Diketahui bersama di Sea Games 2019, Doan Van Hau pernah mencederai Evan Dimas. Kemudian di AFF 2022, Ia menyikut Azam Azmi, pemain Malaysia.
Selain saat semifinal Piala AFF 2022 di SUGBK Doan Van Hau melakukan tekel keras ke Dendy Sulistyawan dan Ricky Kambuaya
"Tidak boleh "usaha para pemain" yang dibuat selama ini tenggelam karena wasit," tulis pelatih asal Korea Selatan itu dikutip dari akun Instagramnya pada Minggu (8/1/2023).
Shin meminta pemain dan wasit harus fairplay. Ia menyesalkan permainan keras dari Doan Van Hau.
"Wasit dan pemain harus fairplay sama-sama dan saya berharap semoga tidak lagi ada kejadian seperti ini," tulisnya.
Diketahui, pemain nomonr punggung 5 Doan van Hau menjadi sorotan pada ajang Piala AFF 2022.
Ia disebut-sebut pemain yang bermain kasar namun anti mendapatkan tindakan tegas oleh pengadil lapangan.
Hal itu pun langsung ramai diperbincangkan di media sosial Twitter. Pasalnya sang pemain bermain keras namun tak mendapatkan hukuman keras dari sang pengadil di lapangan.
Baca Juga: Dampak Cuaca Ekstrem di Bojonegoro, Angin Puting Beliung Rusak Rumah warga di 4 Kecamatan
Gaya permainan Doan Van Hau itu pun mendapat sindiran keras oleh warganet. Mereka menyebut permianannya seperti pemain turnamen kampung (Tarkam).
"Tarkam, Pantesan gak reguler masuk timnas dan kariernya di Eropa juga gak lama," tulis akun twitter @dmstra_ dikutip pada Minggu (8/1/2023).
"Emang udah gak aneh dia mah, ini antara wasit-wasitnya yang tulul atau emang si Doan Van Hau-nya pinter," tulis akun twitter @ibamhairi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas