Witan Sulaeman menjadi nama terakhir yang didaftarkan Persija Jakarta untuk mengarungi ketatnya persaingan putaran kedua Liga 1 2022/2023.
Menyadur dari situs resmi Persija, Witan menjadi pemain keempat yang didatangkan Macan Kemayoran untuk mengisi kedalaman skuad asuhan pelatih Thomas Doll.
Witan akan berseragam merah kebesaran Persija selama 3,5 tahun atau 42 bulan ke depan.
Perjalanan karier pria kelahiran Palu, Sulawesi Tengah, 21 tahun yang lalu itu sempat melewati pembinaan ilmu sepak bola di Diklat Ragunan. Kemudian dirinya terpantau oleh pelatih Timnas U-19 saat itu, Indra Sjafri, untuk bergabung ke skuadnya.
Witan terjun ke sepak bola professional pada periode 2019 di mana ia bermain untuk PSIM Yogyakarta di Liga 2.
Pada 2020 Witan pindah dari PSIM untuk mencicipi kehidupan sepak bola professional di Eropa, tepatnya di Liga Serbia bersama FK Radnik Surdulica. Selama di sana dia bermain sebanyak dua kali dan mengantongi 71 menit bermain.
Setahun berselang dirinya bergabung ke klub Polandia, Lechia Gdansk, di mana rekan sekompatriot Egy Maulana Vikri juga pernah berseragam Lechia Gdansk. Namun baru setengah musim berjalan dan belum sempat tampil, Witan dipinjamkan ke klub asal Slovakia, FK Senica.
Catatan Witan di FK Senica pun menonjol. Ia tampil membela klubnya sebanyak 12 kali, mencetak empat gol, dan satu assist. Usai dari masa peminjamannya di FK Senica pada 11 Mei 2022, Witan pindah ke klub Slovakia lainnya, yaitu AS Trencin.
Selama di AS Trencin, Witan bermain sebanuak 14 kali, dengan catatan empat gol dalam 458 menit bermain.
Baca Juga: Pesan Bunda Corla Jelang Pulang ke Jerman: Jangan Bongkar Aib Gendernya
Selain mempunyai catatan baik selama berkarir di level klub, Witan pun merupakan langganan Timnas.
Witan sudah debut di Timnas sejak usia 15 tahun tujuh bulan saat tampil di Indonesia kelompok umur U-19. Sampai saat ini Witan sudah mempersembahkan piala AFF U-22 2019, medali perak SEA Games 2019, dan runner up Piala AFF 2020.
Manajemen dan tim pelatih berharap pemain berjulukan Baby Shark dapat menambah daya gedor lini serang Macan Kemayoran agar lebih produktif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
2 Kubu di Keraton Solo Tetap Gelar Kirab Malam 1 Suro, Duduk Saling Membelakangi
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Kritik Masjid Megah, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Jadi Tempat Selfie Bukan Tempat Tafakur
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
Anak Korban Pembunuhan di Gelam Serang Murka: Ibu Saya Tak Minta Uang, Justru Dia yang Matre
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo