Kongres Luar Biasa atau KLB PSSI telah selesai digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (16/02/2023).
Berlangsung hingga malam hari, Erick Thohir akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.
Selain itu, terpilih dua wakil ketua umum yakni Ratu Tisha Destria dan Zainudin Amali, serta terpilih 12 anggota Exco PSSI untuk periode 2023-2027.
Khairul Anwar jadi sosok baru dalam anggota Exco PSSI yang mendapat amanah dari para voters.
"Tentu ini menjadi amanah dan tanggung jawab besar kepada saya pribadi untuk ikut membawa sepak bola Indonesia semakin baik. Kami mohon dukungan dan kerja sama semua pihak," ungkap Khairul Anwar, Jumat (17/2/2023).
Meski sosok baru di komite eksekutif, namun pria kelahiran Tulungagung 28 November 1971 itu kenyang pengalaman di sepak bola.
Apalagi dia mengenal betul kultur sepak bola Indonesia, mengingat lama berkecimpung bersama PSSI pusat di bidang hukum.
Sebelumnya, Khairul Anwar merupakan anggota Komsisi Disiplin (Komdis) PSSI era kepemimpinan Mochamad Iriawan.
Lalu di level klub, Khairul Anwar pernah menjadi Direktur Utama hingga General Manager (GM) PSIS Semarang.
Baca Juga: Hasil Timnas Indonesia U-20 vs Fiji: Diwarnai 4 Kartu Merah, Garuda Nusantara Menang Telak 4-0
"Saya sudah tahu banyak permasalahan dan itu niat maju Exco PSSI dan bekerja sama dengan teman-teman Exco serta Pak Ketum (Erick Thohir) untuk sama memperbaiki sepak bola Indonesia. Sudah baik tinggal disempurnakan saja," ujar dia.
"Termasuk pernyataan Pak Ketum bahwa kita harus berlari untuk mengurus sepak bola. Kita sama-sama berikan yang terbaik untuk sepak bola negeri ini," tambah Khairul Anwar.
Paham dengan harapan besar dan antusiasme masyarakat dengan terbentuknya pengurus baru PSSI, Khairul Anwar yakin kepengurusan saat ini mampu berikan yang terbaik untuk sepak bola Indonesia.
"Apalagi Ketum PSSI terpilih ini bukan orang yang biasa. Saya yakin harapan masyarakat bisa terpenuhi dan kita siap memberikan yang terbaik," tegas dia.
Berita Terkait
-
Harapan Jokowi Usai Erick Thohir Jadi Ketum PSSI: Yang Penting Reformasi Total
-
Jokowi Ogah Copot Erick Thohir dan Zainuddin Amali dari Menteri karena Urus PSSI: Yang Penting Bisa Mengatur Waktu
-
Baru Sehari Jadi Ketum PSSI, Erick Thohir Langsung Turun Gara-gara Bentrok Suporter PSIS Semarang vs Polisi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik