Sejumlah umat kristiani di Lampung terpaksa menghentikan prosesi ibadahnya lantaran dihentikan Ketua RT setempat. Kejadian itupun tuai sorotan sejumlah tokoh salah satunya akademisi dan juga aktivisi NU yang Utriza Yakin.
Dalam video singkat yang salah satunya diunggah oleh Muhammad Guntur Romli terlihat seorang pria berkaus biru dan mengenakan topi tetiba menerobos masuk ke sebuah gereja Gereja Kristen Kemah Daud, Jalan Soekarno Hatta, Gang Anggrek, Rajabasa, Bandar Lampung.
Ia pun meminta prosesi ibadah yang tengah berlangsung itu dihentikan.
"Berhenti..berhenti," kata pria itu yang belakangan diketahui bernama Wawan yang menjabat sebagai RT.
"Sabar pak, ini lagi ibadah pak," jawab salah seorang jemaat yang terdengar dalam video.
Dalam video itu juga diperlihatkan salah seorang jemaat perempuan yang menangia histeris lantaran ibadahnya dipaksa berhenti.
Aksi tak beradab itupun mendapat kecaman sejumlah pihak, salah satunya dari aktivis Nahdlatul Ulama Ayang Utriza Yakin.
"Ini melanggar HAM, UUD 1945, UU HAM.... Ini tidak mencerminkan ajaran Islam.... Ini sikap barbar, jahat, anti-kemajemukan, lahir dari pemahaman agama yg tertutup. Para pelaku harus diperiksa dan dimintakan pertanggungjawabannya: tangkap & adili," kicaunya lewat akun Twitternya.
Senada, Gun Romli juga turut mengecam tindakan ketua RT yang ugal-ugalan itu.
"Ibu ini menangis histeris, krn ibadah hari Minggu di Gereja GPKD Bandar Lampung dihentikan. Pria berkaos biru & bertopi ini gak punya otak & hati, coba kalau muslim lg sholat, lg sujud terus dipaksa berhenti, Pak @jokowi perintah bapak tdk dilaksanan dgn baik di bawah," katanya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Bakal Minta Keterangan dari Bupati Indramayu Usai Bertemu Lucky Hakim
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen
-
Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026