/
Rabu, 22 Februari 2023 | 07:59 WIB
Cuitan Gibran Rakabuming Raka ([Twitter])

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut Masjid Sheikh Zayed akan segera dibuka untuk umum. 

Hal itu ia ungkapkan di media sosial Twitter. Ia menunjukan foto masjid yang megah tersebut. 

"Segera dibuka untuk umum," tulis Gibran dikutip dari Twitter pada Rabu (22/2/2023). 

Untuk diketahui, Masjid ini disebut-sebut sebagai hadiah dari Presiden UEA, Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ). Inilah sebabnya nama masjid didedikasikan dengan nama presiden UEA.

Dari segi desain, masjid ini sangat mirip dengan Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, UEA. Wajar saja, karena masjid di Solo ini memang replika dari masjid aslinya di tanah Arab.

Meski tidak sebesar dana yang dikeluarkan APBD Jawa Barat untuk membangun Masjid Al Jabbar hingga Rp 1 triliun, dana pembuatan masjid Sheikh Zayed sebesar Rp 300 miliar yang sepenuhnya berasal dari pemerintah UEA.

Meski begitu, masjid berdiri di atas lahan bekas Depo Pertamina, dengan kontraktor PT Waskita Karya sebagai pembuat konstruksinya hingga rumah ibadah itu tuntas selesai.

Bangunan masjid di Solo punya luas 8.000 meter persegi terdiri dari 2 lantai, dan ini memang kalah luas dibanding masjid Al Jabbar dengan luas 21.799 meter persegi.

Tapi di dalam masjid terbesar di Solo ini dilengkapi ruang VIP, perpustakaan seluas 20 meter persegi, serta basement yang digunakan untuk tempat wudhu putra dan putri.

Baca Juga: Berikut 5 Fakta Menarik Usai Liverpool Kena Comeback Real Madrid di Anfield

Tersedia pula lahan khusus parkir agar kendaraan yang datang lebih tertata dan tidak menimbulkan kemacetan.

Masjid ini telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dengan Presiden UEA Mohammed bin Zayed pada November 2022 lalu. Namun, masjid ini belum sepenuhnya bisa dibuka dan digunakan untuk umum.

Load More