Pengamat politik dari Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti menilai tidaklah berlebihan apabila Menteri BUMN Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (cawapres) dikatakan menjadi penentu kemenangan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
“Kalau Erick Thohir dikatakan penentu untuk calon wakil presiden, saya kira itu pernyataan yang tidak berlebihan,” ujar Ray dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.
Ray mengatakan, Erick Thohir memiliki modal komplit untuk menghadapi kontes pilpres yang akan datang. Mulai dari modal elektoral hingga modal finansial yang keduanya sangat dibutuhkan untuk memenangkan Pilpres 2024.
Pendiri Lingkar Madani (Lima) itu menuturkan bahwa elektabilitas Erick Thohir sebagai cawapres juga kian meningkat. Bahkan, Erick Thohir saat ini berada di jajaran cawapres paling potensial, ujar Ray.
"Erick Thohir adalah salah satu cawapres yang lumayan cepat progresnya," kata Ray menegaskan.
Ray berpendapat bahwa makin meningkatnya elektabilitas Erick Thohir menjelang Pilpres 2024 dikarenakan sosoknya bisa masuk ke semua kelompok masyarakat. Terbukti dengan tidak pernah adanya resistensi atau penolakan dari masyarakat.
"Karena ada kelebihan lain yang dimiliki Erick Thohir, yakni relatif bisa masuk ke semua kelompok masyarakat," kata Ray.
Saat ini, berdasarkan hasil survei termutakhir dari Survei dan Polling Indonesia (SPIN), elektabilitas Erick Thohir sebagai cawapres di Pilpres 2024 semakin melonjak mengalahkan figur-figur lain, seperti Ketua Umun Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyo (AHY), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, bahkan, Ketua DPR RI Puan Maharani.Pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan pada 19 Oktober 2023 sampai dengan 25 November 2023.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini ada 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Angkat Topi untuk Jepang, Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tak Mainkan Neymar
-
Air Mata Vinicius Jr Pecah di Piala Dunia 2026, Pesan Nenek Bikin Hati Tersayat
-
Dukun yang Kutuk Harry Kane Kini Ramal Argentina Bakal Ditekuk Tanjung Verde
-
Dramatis! Gabriel Martinelli Hentikan Langkah Jepang, Brasil Menang 2-1
-
Bukan Sekadar Tempat Sampah! Rahasia Kantong Biru Suporter Jepang yang Bikin Stadion Spektakuler
-
Tangis Son Heung-min Pecah Usai Korea Selatan Gagal Total di Piala Dunia 2026
-
Catatan Kriminal Kaishu Sano Perobek Gawang Brasil: Pelaku Penyerangan Seksual
-
Kanada Bukan Sekadar Tuan Rumah! Jesse Marsch Sebut Anak Asuhnya Pahlawan Negara
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia