Selama masa pemerintahannya, Presiden SBY sempat digoyang sejumlah skandal korupsi termasuk di antaranya geger geden soal skandal Bank Century. Terkini mencuat kabar petinggi Partai Demokrat itu mengakui korupsinya hingga KPK turun tangan dan diminta jangan seret nama Ibas putra SBY, betulkah?
Seperti diketahui ketika SBY menjabat sebagai presiden selama dua periode, pemerintahannya kerap digoyang sejumlah kasus korupsi. Di antaranya yang cukup menyita perhatian yakni terkait mega skandal Bank Century.
Terkini mencuat kabar bahwa SBY mengakui korupsinya. Ia kemudian disebut meminta KPK jangan seret nama Edhi Baskoro Yudhoyono atau Ibas.
Hal itu seperti diberitakan lewat channel YouTube Seputar Istana bertajuk Akhirnya SBY Akui Korupsinya, KPK diminta jangan seret Ibas atas dosa-dosanya.
Benarkah faktanya?
Penjelasan
Dilihat dari thumbnail konten tersebut tampak sosok Edhi Baskoro Yudhoyono atau Ibas tengah mengenakan baju tahanan dengan didampingi sejumlah orang di mana salah satunya berseragam polisi.
Terlihat pula di situ sosok SBY dengan raut wajah sedih tengah berhadapan dengan petugas polisi.
Saat ditelisik lebih jauh dari isinya, video itu berisi mengenai cuplikan kasus bank Century yang mencuat di masa pemerintahan SBY.
Dalam video itu narator menyebutkan sebuah kutipan bahwa SBY sebut jangan seret Ibas dan Century.
Kemudian di pembukanya menampilkan pernyataan dari mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum terpidana kasus Hambalang yang menyebut bahwa SBY tahu mengenai kasus Century.
Terlihat pula potongan video berikutnya ketika SBY memberikan pidato. Sementara di potongan video lainnya terlihat sosok Ibas hingga Presiden Jokowi.
Namun hingga video usai tak ada satupun pernyataan atau visual yang menyatakan adanya pengakuan SBY terkait kasus korupsi yang ditudingkan kepadanya.
Bahkan tak ada pula pernyataan yang jelas bahwa SBY minta KPK jangan seret nama Ibas.
Diketahui dari penelusuran lainnya, video konten terkait SBY akui korupsi yang diunggah channel Seputar Istana itu merupakan reporduksi dari video-video serupa yang sebelumnya telah dinyatakan hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026