Ramai dapat dukungan untuk maju sebagai capres, Ganjar Pranowo akhirnya dikabarkan mengundurkan diri dari partai yang membesarkannya PDI Perjuangan, benarkah?
Nama Ganjar Pranowo bisa dibilang sebagai salah satu yang seksi nan menggoda menjelang kontestasi Pilpres 2024.
Elektabilitasnya yang kian meroket membuat sosok Gubernur Jateng itu mendapat dukungan dari sejumlah partai. Selain dari PSI, terkini dukungan juga mencuat dari Partai Amanat Nasional atau PAN.
Hal itu mengemuka ketika PAN menggelar Rakornas 2023 di Semarang beberapa waktu lalu.
Di momen itu, ketum PAN Zulkifli Hasan menebar puja puji untuk Ganjar Pranowo dan kadernya Menteri BUMN Erick Thohir. Keduanya bahkan dapat kode bakal dipasangkan di gelaran Pilpres mendatang.
Mencuatnya beragam dukungan itu, belum lama ini Ganjar Pranowo dikabarkan mengundurkan diri dari PDI Perjuangan. Hal itu setidaknya muncul dari konten yang diunggah channel Skema Politik dengan thumbnail Pamit Mengundurkan Diri Ganjar Akhirnya Tegas untuk Masa Depannya.
Benarkah demikian?
Penjelasan
Dalam konten tersebut di awal menampilkan thumbnail yang provokatif dengan menyebut Ganjar mengundurkan diri hingga tegas terkait masa depannya.
Disimak dari isinya, konten itu dibuka dengan komentar ketua DPC PDI Perjuangan FX Hadi Rudyatmo menanggapi dukungan PAN terhadap Ganjar Pranowo untuk maju sebagai capres 2024.
Kemudian narator membacakan soal pakar komunikasi politik jamiludin ritonga mengenai kans PDI Perjuangan untuk mencalonkan Ganjar Pranowo makin sempit.
Saat diperhatikan seksama hingga video usai. Tak ada sedikitpun pernyataan Ganjar Pranowo yang dinarasikan mengundurkan diri.
Yang ada hanya ulasan terkait peluang Ganjar Pranowo di Pilpres dan taktik PAN memberikan dukungannya kepada Gubernur Jateng itu.
Kesimpulan
Berdasar fakta di atas tak ditemukan narasi yang sesuai antara isi dengan judul bahkan dengan thumbnail yang ditampilkan.
Bahkan tak sedikit komentar dari netizen yang menyebut konten itu hoaks.
Atas dasar itu dapat disimpulkan bahwa konten tersebut menyesatkan dan hoaks.
Tag
Berita Terkait
-
Lantik Pengurus Kagama di Sumut, Instagram Ganjar Pranowo Diguruduk Netizen Gara-gara Manchester United Kalah: 4 Sehat 5 Sempurna 6 Maret 7-0
-
PKS Anggap Pertemuan Prabowo dan Surya Paloh Terhormat, Apa Alasannya?
-
Anies Bakal Teruskan Program Jokowi Jika Terpilih Presiden 2024? Begini Kata Surya Paloh
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP