Sejumlah nakes di Puskesmas Lambunu 2 tuai hujatan usai membuat video yang mengilustrasikan pelayanan antara pasien umum dengan BPJS. Meski begitu tak sedikit pula yang mengamini bahwa fakta sebenarnya seperti itu.
Dikutip dari akun memomedsos terlihat tiga orang nakes terdiri dari seorang pria dan dua perempuan membuat konten yang mengilustrasikan pelayanan antara pasien umum dengan BPJS.
Dalam konten itu ketiga nakes tersebut tampak bergoyang ria saat menerima pasien umum. Sedangkan kala menerima pasien BPJS mereka tampak ogah-ogahan bahkan salah satunya terlihat tidur di atas meja.
Belakangan tindakan mereka itu menuai hujatan dari publik hingga akhirnya mereka menyampaikan video permintaan maaf.
Tapi meski minta maaf akibat dihujat, tak sedikit di antara publik yang justru mengamini bahwa realitasnya seperti yang ada di konten tersebut.
"Gausah minta maaf kakak kalian gak salah kok...memang realitanya seperti itu kan bener kata orang sajikan saja fakta maka akan ada orang yang tersinggung," kata ef adhi.
"Setidaknya dari mereka kita tau bahwa kenyataannya seperti ituuuuu," tulis gemachaky.
"Tapi ini sih real menurut saya dari segi pelayanan," kata oyi.
"Terimakasih Dari sini terlihat dan pertanyaan gue selama ini terjawab oleh nakes bahwa memang ada perbedaan pelayanan antara pakai BPJS dan Umum," kata fauzi.
Baca Juga: Bangga Jadi Muslim, Lina Mukherjee Pantang Murtad Meski Sudah Makan Babi
Sementara itu ketiga nakes di Puskesmas Lambunu 2 dalam permintaan maafnya menegaskan bahwa pihak puskesmas tempat mereka bekerja tidak membedakan pelayanan antara umum maupun yang BPSJ.
"Kami staf puskesmas Lambunu 2 memohon maaf sebesar-besarnya kepada Kementerian Kesehatan RI, BPJS Kesehatan seluruh Indonesia, Persatuan Perawat Nasional seluruh Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, dan teman sejawat tenaga kesehatan seluruh Indonesia, khusususnya Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan Parigi Moutong dan masyarakat Indonesia yang dirugikan dengan video kami. Yang sebenarnya pelayanan Puskesmas Lambunu 2 tidak membeda-bedakan pasien umum dan pasien BPJS. Sekali lagi kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas video kami..," terang mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Ketua DPRD Kepri Naik Harley Davidson Rp645 Juta Tanpa Helm, Punya SIM Khusus?
-
Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Hadiahnya Rp50 Juta
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Ahmad Dhani Sempat Minta Alyssa Daguise Diinduksi Demi Cucunya Lahir Jumat Kliwon
-
Maia Estianty Tersentuh Lihat Perjuangan Alyssa Daguise Lahiran Normal
-
Ketua Viking Imbau Bobotoh Jaga Kondusivitas usai Persib Taklukkan Persija
-
Bersyukur Persib Kalahkan Persija, Ketua Viking: Tinggal Dua Step Lagi Juara
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan