Kekesalan Nikita Mirzani terhadap polah Dito Mahendra tampaknya masih urung berujung dan tetap membara. Ia bahkan secara pedas menyentil Jokowi hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dianggapnya takut menindak kekasih Nindy Ayunda tersebut.
Kekesalan Nikita Mirzani terhadap kasus Dito Mahendra yang urung menemui gongnya itu terungkap lewat unggahan video di insta storynya belum lama ini.
Di videonya itu Niki menduga-duga kenapa hingga saat ini Dito Mahendra urung juga ditetapkan sebagai tersangka. Padahal secara jelas di rumahnya ditemukan belasan senjata api.
Ia menyebut Dito merupakan sosok krusial yang punya informasi penting soal kepemilikan belasan senjata di rumahnya hingga membuat KPK dan kepolisian tak berani bertindak lebih jauh.
"Dugaan saya ini ya kenapa Dito Mahendra belum ditetapkan tersangka atau tidak ditahan ini, padahal di rumahnya kedapatan 15 senjata api. Dia sengaja saat KPK dan polisi datang senjata apinya tidak diamankan dia, karena dia tau senjata apinya itu milik siapa aja dan dia dapat dari mana aja," asumsinya.
"Kalau itu ketahuan sama KPK dan kepolisian, dia otomatis tidak diapa-apain. Kalau diapa-apain si Dito itu bakal koar-koar itu senjata dari siapa milik siapa atau dititipin siapa, paham sampai sini!" terangnya.
Lebih jauh Nikita pun turut menyentil nama Presiden Jokowi hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait kasus Dito Mahendra. Ia meminta agar negara jangan takut dengan mafia serupa Dito itu.
"Pak Jokowi, Pak Listyo masa kalah sama mafia kaya Dito. Masa polisi takut sama Dito mahendra udah bongkar aja semua, katanya mau bersih-bersih, jangan tanggung-tanggung dong," katanya.
"Kalo rakyat biasa langsung tanpa tedeng aling-aling ditangkap. Saya aja ngga narkoba ditangkap waktu di Senayan," keluh Niki.
Baca Juga: Disebut Jahat dengan Almarhum Olga, Mak Vera Tantang Nikita Mirzani Duduk Bareng
Tak berhenti di situ, Nikita bahkan berinisiatif untuk membongkar soal polah Dito Mahendra yang memiliki belasan senjata api itu.
"Apa perlu saya aja yang ngebongkar si Dito itu dititipi senjata sama siapa, jadi kalian ngga usah kerja keras," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Disebut Sering Acak-acak Koper Orang, Nikita Mirzani Sentil Menteri Sri Mulyani: Petugas Bea Cukai Emang Songong
-
Hotman Paris Sebutkan Artis yang Cocok Jadi BA dari Nagita Slavina hingga Bunda Corla, Sindir Nikita Mirzani?
-
Diduga Respon Tantangan Nikita Mirzani, Hotman Paris Balas Pakai Video Sarkas: Aduh Nyinyir Mulu Ada Masalah Kejiwaan Nih
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor
-
Fakta Persidangan: Hakim Ungkap Dana Hibah untuk Masyarakat, Tak Ada Bukti Sri Purnomo Ambil Manfaat