/
Kamis, 06 April 2023 | 16:35 WIB
Desain jembatan buatan mahasiswa UNEJ (ANTARA)

Suara Joglo - Prestasi membanggakan ditorehkan tiga mahasiswa Universitas Negeri Jember ( UNEJ ) dari Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT). Mereka meraih juara Bridge Design Competition 2023.

Ketiga mahasiswa itu adalah: Aswintama Akbar Pangestu, Abdillah Tirta dan Steven Heri Yulianto. Mereka ini tergabung dalam tim Logawa Trizyandru dan menguasai kompetisi desain jembatan yang rutin digelar oleh Nanyang Technological University Singapura.

Desain jembatan mahasiswa UNEJ itu menyisihkan 134 peserta lainnya dari Malaysia, Indonesia, Vietnam, Thailand dan tuan rumah Singapura, bahkan lebih istimewa, yakni Indonesia memborong gelar juara dari peringkat pertama hingga kelima di ajang tahunan itu.

"Alhamdulillah prestasi itu buah dari kerja sama dan kekompakan kawan-kawan di Program Studi Teknik Sipil FT Unej dan pastinya merupakan berkah Ramadhan, sehingga kami bisa meraih juara pertama," kata Aswintama Akbar Pangestu di Kampus Unej, Kamis (06/04/2023).

Aswin dan kawan-kawan pantas bangga mengingat saingan mereka dari Indonesia adalah langganan juara kompetisi di bidang Keteknikan Sipil, seperti tim dari Universitas Indonesia baru saja menjuarai PIMNAS 2022, tim Universitas Brawijaya adalah pemegang juara pertama Lomba Kompetisi Jembatan Indonesia tahun 2022, dan tim dari Institut Teknologi Bandung yang langganan juara di berbagai even.

"Dengan semangat pantang menyerah membuat kami menjadi juara pertama di ajang Bridge Design Competition 2023 yang digelar oleh Nanyang Technological University Singapura," katanya.

Juara kedua diraih tim Universitas Indonesia dan tim Institut Teknologi Bandung yang membawa pulang juara ketiga dalam kompetisi jembatan di Singapura itu.

Ia menjelaskan dewan juri menilai desain jembatan yang dibuat mahasiswa Unej berbiaya murah, memiliki struktur yang kuat dan efisien serta ramah lingkungan, dan yang terpenting sesuai dengan standar serta aturan pemerintah Singapura.

"Selain itu, desain jembatan kami memiliki estetika yang bagus, bahkan dewan juri memberikan nilai 3,5 dari maksimal 5 poin, sedangkan tim lainnya rata-rata hanya mendapatkan nilai 1 untuk estetika," tuturnya.

Baca Juga: Masih Sepi, Lonjakan Armada dan Penumpang di Terminal Giwangan Diprediksi Baru Terjadi pada H-10 Lebaran

Kemudian dewan juri menilai bahwa struktur jembatan Trizyandru buatan mahasiswa Unej sudah sesuai dan dapat diaplikasikan dengan kondisi nyata.

Jembatan Trizyandru rancangan ketiga mahasiswa tersebut memiliki panjang 36 meter dengan tinggi 6,4 meter. Desainnya menggunakan kombinasi gelagar atas Arc Bridge pada bagian atas dengan struktur bentang diagonal Warren Truss di bagian bawah, serta materi yang digunakan adalah carbon steel.

Di seputar jembatan juga dibangun fasilitas pedestrian, sehingga dapat digunakan beraktivitas oleh warga. Rencananya dalam waktu dekat, para mahasiswa Program Studi Teknik Sipil FT Universitas Jember itu akan berlaga di ajang serupa yang digelar oleh Universitas Teknologi Mara Malaysia.

Load More