Perseteruan antara Marcel Radhival dengan masyarakat Kalimantan khususnya suku Dayak berujung damai. Meski begitu, Marcel masih harus melaksanakan sanksi adat Dayak.
Meski begitu, Marcel atau Pesulap Merah menyebutkan bahwa ia dan masyarakat dayak tidak bertengkar sebagaimana yang beredar di media sosial.
“Saya Marcel Radhival, Pesulap Merah Indonesia, di sini tadi sudah ngobrol-ngobrol juga sama temen-temen sini, dan asik-asik banget ngobrolnya juga,” ujar Marcel dikutip dari unggahan @lawadifdkj@gmail.com.
Lebih lanjut, Marcel memberitahukan maksudnya memproduksi video yang menyebabkan kontroversi tersebut. Ia mengaku hanya tidak ingin adat Dayak itu disalahgunakan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.
“Jadi, sekali lagi saya tekankan, justru video itu saya buat agar Kalimantan dan Dayak tidak lagi dikonotasikan seolah-olah dukun yang menduitkan masyarakat,” ungkap Marcel.
“Agar Dayak dan Kalimantan itu tidak ditakuti dan dianggap menyeramkan sama masyarakat Indonesia, agar tidak lagi Dayak disalahgunakan sama dukun-dukun di Jabodetabek, karena banyak banget,” lanjutnya.
Begitu pula disampaikan oleh perwakilan Dewan Adat Dayak DKI Jakarta, Marcel disebut tidak memiliki maksud untuk melecehkan masyarakat Kalimantan, khususnya Dayak.
Adapun hasil pertemuan Pesulap Merah dengan Dewan Adat Dayak DKI Jakarta itu menghasilkan beberapa poin putusan sehingga menyatakan perdamaian.
“Marcel Radival dengan pengurus Dewan Adat Dayak DKI Jakarta, Jakarta 15 April 2023, 1 Marcel Radhival Pesulap merah telah mengakui telah menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat Adat Dayak pada khususnya,” ungkap perwakilan Dewan Adat Dayak.
“Artinya saudara Marcel, kepada saudara-saudara saya orang Dayak di Pulau Kalimantan maupun di mana pun berada, bahwa tidak ada niatan saudara Marcel untuk melecehkan, merendahkan etnis suku Dayak atau masyarakat secara umum,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih
-
Update TC Timnas Indonesia di Bali: Beckham Putra Akui Tak Kesulitan Ikuti Latihan Intensif
-
Jangan Dibuang! Ternyata Tempe "Bosok" adalah Rahasia Kelezatan Masakan Jawa
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terjaring OTT KPK, Begini Respon Resmi DPP PDIP
-
Selain Bupati Sukoharjo, KPK Bawa 9 Orang ke Jakarta Usai OTT
-
Blitar Menggelegar! Bom Seberat 100 Kg Diledakkan, Warga Kira Gunung Kelud Meletus
-
Sakelar Lampu Terasa Panas Saat Disentuh? Ini Tanda yang Harus Diwaspadai
-
Emas Anjlok, Dolar Perkasa! Investor Disarankan Pantau Rasio Emas Sebelum Ambil Keputusan
-
Sindir Penjahat Timbun Emas dan Harta di Sentul, LSAK: Mereka Adalah Qorun Versi Upgrade!
-
Diperiksa Mapolresta Solo Diduga Kasus Pemerasan, Bupati Sukoharjo Dibawa KPK ke Jakarta