- IHSG dibuka melemah di Bursa Efek Indonesia pada 25 Mei 2026 sebelum akhirnya bangkit ke level 6.214.
- Aktivitas perdagangan mencatat volume 1,69 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp915,3 miliar di Bursa Efek Indonesia.
- Analis memproyeksikan IHSG bergerak sideways akibat aksi jual investor asing meski terdapat sentimen rebound pasar regional.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah pada awal perdagangan, Selasa, 25 Mei 2026. IHSG awalnya dibuka melemah ke level 6.201
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, namun IHSG langsung bangkit 0,13 persen ke level 6.214.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 1,69 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 915,3 miliar, serta frekuensi sebanyak 121.000 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 355 saham bergerak naik, sedangkan 171 saham mengalami penurunan, dan 433 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, NZIA, BBHI, FAST, RONY, dan TPIA.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, TALF, ASPR, GRIA, GGRP, dan LAJU.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan bergerak sideways pada perdagangan hari ini, Selasa (26/5/2026), di tengah sentimen rebound pasar regional dan masih derasnya aksi jual investor asing.
Dalam riset hariannya, analis Samuel Sekuritas menilai pergerakan IHSG masih akan dibayangi oleh net sell asing yang menjadi faktor penekan utama pasar domestik.
Baca Juga: Daftar Saham Paling Banyak Dijual Asing, Emiten Konglomerat Rontok!
"Hari ini, kami memperkirakan IHSG bergerak sideways, didukung oleh market rebound, meskipun net sell asing masih menjadi key overhang," tulis Samuel Sekuritas dalam risetnya, dikutip Selasa (26/5/2026).
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,7 persen ke level 6.206. Sementara itu, bursa saham kawasan Asia bergerak bervariasi pada pembukaan pagi ini.
Indeks KOSPI Korea Selatan dibuka melonjak 3,16 persen, sedangkan Nikkei Jepang melemah 0,27 persen. Adapun bursa Wall Street libur pada Senin (25/5) karena peringatan Memorial Day di Amerika Serikat.
Dari pasar komoditas, harga minyak Brent terkoreksi cukup dalam sebesar 7,2 persen ke level USD96 per barel. Sementara harga emas dunia naik 1,4 persen menjadi USD4.571 per troy ounce.
Nilai tukar rupiah juga tercatat menguat 0,2 persen terhadap dolar AS ke posisi Rp17.743 per dolar AS.
Samuel Sekuritas juga mencatat saham-saham yang paling banyak diborong investor asing pada perdagangan 25 Mei 2026, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Merdeka Copper Gold Tbk, dan PT Bank Central Asia Tbk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
-
Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram
-
Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24
-
Aset Emas Dijual Massal, Harganya Terancam Turun?
-
IASC dan 9 Negara Bongkar 138 Ribu Kasus Penipuan Global, Kerugian Capai Rp13,2 Triliun
-
Daftar Saham Paling Banyak Dijual Asing, Emiten Konglomerat Rontok!
-
Harga Minyak Turun ke USD 90-an Usai AS-Iran Beri Sinyal Gencatan Senjata Jangka Panjang
-
Emiten CASH Bidik Pertumbuhan Bisnis Pembayaran Digital Nasional
-
IHSG Diproyeksi Melemah Hari Ini, Simak Level Support Kritis dan Rekomendasi Saham Analis