Suara Joglo - Rumah tangga Shandy Aulia dengan David Herbowo dikabarkan tengah diterpa prahara. Kondisi ini terungkap saat ini curhat dengan ayahnya Kemas Yusuf Effendy.
Ternyata Kemas merupakan seorang muslim, berbeda dengan Shandy yang seorang nasrani. Shandy Aulia memanggil ayahnya yang berusia 65 tahun itu dengan panggilan Datuk.
Shandy Aulia rupanya memang jarang sekali bertemu dengan ayahnya itu. Ini terungkap dalam Channel Youtube Shandy Aulia, Rabu (26/04/2023). Ia mengatakan kalau ayah dan ibunya telah bercerai sejak Shandy masih kecil.
Shandy Aulia kemudian diasuh oleh ibunya pulang kembali ke Manado. "Kan aku sama papa waktu masih kecil jarang ketemu papa karena aku di manado yah, sekitar hampir 2 tahun aku di Manado," ujarnya dikutip dari Channel Youtube tersebut.
Dengan polosnya, mantan pemain film Eiffel I'm in Love itu bertanya perasaan sang ayah kala harus berpisah dengan Shandy kecil, "Papa kangen gak sama aku?" tanya Shandy menambahkan.
"Bukan kangen lagi, cuma waktu itu Papa dihalang-halangi terus sama Mama kamu, gak boleh ketemu, takut diambil sama papa," ujar ayah Shandy Aulia dikutip hops.id jejaring media suara.com.
Berbeda dengan Shandy kecil yang dibawa pulang kampung oleh sang ibu, kakak-kakak Shandy Aulia kala itu diasuh oleh tantenya di Jakarta.
Kakek dari Claire itu mengisahkan ihwal perceraiannya dnegan Ibu Shandy Aulia sehingga harus terpisah dari Shandy Aulia saat masih berusia balita.
"Papa sama Mama dulu menikah, masuk islam dulu, di tengah pernikahan Mama berubah, mau kembali lagi ke kristen," ujarnya.
Baca Juga: Pep Guardiola: Manchester City Akan Sangat Sulit Melawan Arsenal
"Mama minta pisah meski Papa menawarkan untuk menjalani agama kita masing-masing," katanya.
Akibat perceraian tersebut, Shandy pun merasakan menjadi anak yang diasuh oleh seorang single parent.
"Aku masih kecil sekali, aku sempat tinggal sama oma opa, selama 2 tahun karena Mama harus kerja karena sebagai single parent," ujar Shandy.
Berkaca dari peristiwa pahit kedua orangtuanya, Shandy Aulia pun dapat mengambil hikmah soal perpisahan dalam rumah tangga.
"Namanya perpisahan awalnya pasti ada pergesekan perbedaan pendapat tapi at the end pada akhirnya semua akan berjalan baik," Pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ivan Gunawan Mendadak Minta Maaf Setelah Virgoun Kepergok Selingkuh, Ada Apa?
-
Merasa Dibohongi? Ibu Ustaz Arifin Ilham Usir Menantunya Umi Yuni dari Az-Zikra
-
Rayyanza Cipung Bikin Gemas, Nangis Kejer Lihat Sus Rini Kesakitan Gegara Jatuh
-
5 Artis Hollywood yang Punya Brand Kosmetik, Ada Selena Gomez!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI
-
Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan