Suara Joglo - Beberapa waktu lalu Anas Urbaningrum, mantan Ketum Partai Demokrat telah bebas dari penjara setelah kurang lebih delapan tahun dipenjara dalam kasus korupsi Hambalang.
Sejak lepas dari tahanan itu, Anas masih kerap dikait-kaitkan dengan Demokrat, terutama kasusnya. Bahkan terbaru, korupsi hambalang pun dikait-kaitkan dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Sebuah konten video dengan narasi: "SBY AKHIRNYA DI AMANKAN KPK, KEPUTUSAN ANAS GANDENG YUSRIL BERBUAH MANIS" pun ramai di media sosial. Padahal, hasil periksa fakta Agnes Amungkasari, seperti dikutip dari turnbackhoax, konten tersebut telah dimanipulasi.
Dalam video itu, sebenarnya tidak ada informasi mengenai pengamanan SBY oleh KPK. Narasi yang dibacakan dalam video hanya berisi penegasan Anas bahwa dirinya sama sekali tidak terlibat dalam kasus korupsi proyek Hambalang.
[PENJELASAN]:
Sebuah kanal Youtube mengunggah video dengan klaim bahwa mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono diamankan KPK terkait dengan kasus korupsi proyek Hambalang. Hal ini dikaitkan dengan bebasnya mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.
Namun setelah menonton keseluruhan video, tidak terdapat informasi mengenai pengamanan SBY oleh KPK. Narator dalam video hanya membacakan ulang artikel Populis dengan judul “Lawan Auto Ketar-ketir, Ini Pernyataan Terbaru Anas Urbaningrum Soal Korupsi Hambalang: Saya Akan…”
Artikel yang diunggah pada 13 April 2023 tersebut berisi penegasan Anas bahwa dirinya sama sekali tidak terlibat dalam kasus korupsi tersebut. Ia mengatakan tidak satu peser pun uang haram itu masuk ke kantong pribadinya.
Anas bahkan mengaku dirinya berani untuk membuktikan ketidakterlibatan dirinya dalam skandal korupsi itu. Dia mengatakan pernyataannya ini bisa ia pertanggungjawabkan.
Sebelumnya, tim jaksa penuntut umum KPK menuntut Anas dihukum 15 tahun penjara. Dia juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 94 miliar dan 5,2 juta dollar AS. Menurut KPK, uang ini senilai dengan fee proyek yang dikerjakan Grup Permai.
Berita Terkait
-
7 Potret Keluarga Yudhoyono Liburan, Interaksinya dengan Penduduk Setempat Jadi Sorotan
-
Annisa Pohan Ungkap Cerita Pembuatan Baju Lebaran Keluarga Besar SBY, Pakai Tenun Garut
-
9 Potret Lebaran Keluarga SBY, Gelar Open House dan Dihadiri Anies Baswedan
-
Cerita Anies Dikasih Wejangan dari SBY Ketika Silaturahmi ke Rumah AHY di Momen Lebaran 2023
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus