Pemilihan umum (Pemilu) 2024 akan segera bergulir. Tahun politik pun sudah mulai terasa saat ini.
Persaingan mendapatkan simpati dari para pemilih pun dilakukan oleh semua Partai yang menjadi peserta pemilu.
Pegiat media sosial Denny Siregar menyoroti pergerakan politik saat ini. Bahkan ia menyinggung sosok yang pernah kalah dengan Presiden Jokowi.
"Pertarungan Pilpres kali ini jauh lebih halus, licin, dan mematikan. Dulu hadapi Jokowi head to head gagal, sekarang menyusup ke dalam dan mulai keluarkan racun lewat bangunan opini, menarik simpati dan iming-iming jabatan," tulis Denny Siregar di Twitter yang dikutip pada Sabtu (29/4/2023).
Ia pun menyebut Jokowi bakal dipancing untuk masuk ke politik usai menjabat menjadi Presiden ke-7 nanti.
"Jokowi akan dipancing masuk dalam jebakan betmen," tulis Denny Siregar.
Melihat hal itu, publik pun memberikan komentar beragam.
"Selama ada kita tak ada yang membuat beliau berlaku buruk....Saya sudah memohon dengan sangat demi bangsa ini, dan demi apa yang menjadi keterikatan sebelum ini,, jika ada kalimat " partai saya akan menjadikan presiden" itu bukan ucapan pak Prabowo justru itu bisikan halus yang menyesatkan republik ini, merusak nama baik prabowo... Publik akan menilai pak Prabowo butuh Jabatan walaupun sebenarnya beliau TIDAK DEMIKIAN," tulis netizen.
"Poko'nya Rezim Oligarki dukungan Komunis Peking berakhir 2024, selanjutan Audit Investigasi Total dan Proses Hukum.!," tulis netizen.
Baca Juga: Sebut Nama Lee Do Hyun di Baeksang Awards, Lim Ji Yeon Buat Netizen Gemas
"Sudah sejak awal sih sdh kuduga dmkn, mrk merubah strategi, semoga Tuhan memberikan pemimpin yg terbaik utk negeri ini...utk pengganti pakdhe nanti," tulis netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
VKTR Milik Siapa? Perusahaan di Magelang yang Siap Bantu Ambisi Prabowo Produksi Sedan Listrik
-
Tren Baru Belanja Aksesoris Kendaraan Mengusung Konsep Experience di Pusat Perbelanjaan
-
Padahal Anak, Michelle Ashley Tak Tahu Rumah Pinkan Mambo
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Rahasia Kode Lampu Sein Bus AKAP di Malam Hari, Sinyal Krusial Bagi Kendaraan Kecil
-
Pemprov Kaltim Alihkan 49 Ribu Peserta BPJS, Pemkot Samarinda Menolak!
-
Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Waspada Godzilla El Nino: Wagub Lampung Perintahkan Satgas Siaga Satu Hadapi Titik Api
-
JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit