/
Sabtu, 06 Mei 2023 | 07:40 WIB
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo (Suara.com/Ari Welianto)

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendapat teguran keras dari publik soal pengelolaan parkir di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

Setelah terdapat parkir liar, kini muncul kritikan soal adanya tarif parkir. Hal itu tak elok, sebab niat pengunjung ingin beribadah. 

Hal itu diungkapkan oleh seorang netizen di Twitter dengan akun @Ahmad692x. Ia menyebutkan tidak hanya di Solo saja yang menerapkan tarif parkir. 

"Gak di Solo gak di Kalimantan gak di Papua nggak di Sumatera nggak di Sulawesi, datang ke masjid itu niatnya beribadah. Dan sangat tidak etis jika dikenai tarif parkir," tulis netizen tersebut dikutip pada Sabtu (6/5/2023). 

Namun demikian, Gibran pun menjawab kritikan tersebut. Ia meminta maaf kepada publik. 

"Ya pak. Maaf saya salah," tulis Gibran. 

Melihat hal itu, publik pun ikut merespon dan memberikan komentar beragam. 

"Gimana orang mau kritis,baru mangap udah diserang dg berbagai dalil,yg paling umum adl hitung2 amal skalian ibadah,padahal banyak cara yg bisa dilakukan (kalau mau) ini sama persis knp kang parkir minimarket masih mnjamur,krna masih ada yg brpikir itung2 amal," tulis netizen. 

"Kalo gak mau bayar parkir. Gak usah bawa kendaraan. Gitu aja kok repot," tulis netizen. 

Baca Juga: Desta Penasaran, Sering Masturbasi Bikin Vitalitas Seks Menurun Gak Sih? Ini Jawaban Dokter Boyke

"Bayar parkir itu juga ibadah pak. Rejeki kita tersalurkan untuk para marbot dan penjaga parkir yg resmi. Jaman Rasulullah, masjid itu pusat perekonomian," tulis netizen. 

Load More