Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendapat teguran keras dari publik soal pengelolaan parkir di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.
Setelah terdapat parkir liar, kini muncul kritikan soal adanya tarif parkir. Hal itu tak elok, sebab niat pengunjung ingin beribadah.
Hal itu diungkapkan oleh seorang netizen di Twitter dengan akun @Ahmad692x. Ia menyebutkan tidak hanya di Solo saja yang menerapkan tarif parkir.
"Gak di Solo gak di Kalimantan gak di Papua nggak di Sumatera nggak di Sulawesi, datang ke masjid itu niatnya beribadah. Dan sangat tidak etis jika dikenai tarif parkir," tulis netizen tersebut dikutip pada Sabtu (6/5/2023).
Namun demikian, Gibran pun menjawab kritikan tersebut. Ia meminta maaf kepada publik.
"Ya pak. Maaf saya salah," tulis Gibran.
Melihat hal itu, publik pun ikut merespon dan memberikan komentar beragam.
"Gimana orang mau kritis,baru mangap udah diserang dg berbagai dalil,yg paling umum adl hitung2 amal skalian ibadah,padahal banyak cara yg bisa dilakukan (kalau mau) ini sama persis knp kang parkir minimarket masih mnjamur,krna masih ada yg brpikir itung2 amal," tulis netizen.
"Kalo gak mau bayar parkir. Gak usah bawa kendaraan. Gitu aja kok repot," tulis netizen.
Baca Juga: Desta Penasaran, Sering Masturbasi Bikin Vitalitas Seks Menurun Gak Sih? Ini Jawaban Dokter Boyke
"Bayar parkir itu juga ibadah pak. Rejeki kita tersalurkan untuk para marbot dan penjaga parkir yg resmi. Jaman Rasulullah, masjid itu pusat perekonomian," tulis netizen.
Berita Terkait
-
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka Didapuk PDI Perjuangan Jadi Juru Kampanye Pemenangan Pemilu
-
Polemik Gaji Karyawan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Pengelola Buka Suara: Bukan Pemotongan!
-
Wali Kota Solo Dicolek Soal Video Viral Aksi Premanisme di Ring Road Jogja, Kaesang Diminta Nyalon Bupati Sleman Biar Sat Set
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
Rahasia Atasi Mesin Cuci Bergoyang dan Berisik di Rumah, Tanpa Panggil Tukang Servis
-
Sempat Hilang, Pencari Ikan Ditemukan Meninggal di Sungai Rejosari Lampung Tengah