Para alumnus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya yang tergabung dalam Jaringan Arek Ksatria Airlangga (JAKA) mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) penerus Joko Widodo (Jokowi), karena itu Ksatria Airlangga bergabung dalam Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP) Ganjar Pranowo yang dibentuk PDIP.
Ketua JAKA Teguh Prihandoko di Surabaya, Kamis, mengatakan, langkah koordinasi terus dilakukan, agar memudahkan gerak dan aksi dalam mendukung Gubernur Jawa Tengah itu.
"Saya tegaskan, Ksatria Airlangga bukan underbouw atau organisasi sayap PDI Perjuangan. Tapi kami memandang perlu mendaftarkan diri ke TKRPP Ganjar Pranowo, untuk memudahkan koordinasi. Karena yang tergabung atau terdaftar dalam TKRPP ini adalah relawan Mas Ganjar seluruh Indonesia," katanya.
Menurut Teguh, sebelum bisa gabung dalam TKRPP terlebih dulu dilakukan pendaftaran dan verifikasi. Untuk pendaftaran dilakukan secara daring, sedangkan verifikasi dilakukan secara luring datang langsung ke Jakarta.
"Ksatria Airlangga dilakukan verifikasi pada awal pekan ini. Saya datang langsung ke Kantor Sekretariat Pusat TKRPP di Jalan Diponegoro 72, Menteng, Jakarta Pusat. Kami ditanyai apa itu Ksatria Airlangga dan apa yang akan dilakukan Ksatria Airlangga ke depan," ujar alumnus Fakultas Ekonomi Unair ini.
Proses verifikasi ini, kata Teguh, dilakukan kurang lebih 30 menit. Inti verifikasi selain ditanya soal apa itu Ksatria Airlangga, verifikator juga ingin mengenal lebih jauh organ yang terdaftar, tentang rekam jejak dan gagasan untuk memenangkan pilpres.
Teguh juga memastikan, saat verifikasi itu tidak ada unsur pengarahan sama sekali dari PDI Perjuangan, meski TKRPP ini dibentuk PDI Perjuangan.
Setiap hari, lanjutnya, TKRPP melakukan verifikasi relawan Ganjar antara 50-60 relawan dari berbagai daerah di Indonesia. Sedangkan jumlah verifikatornya sebanyak 5-6 tim.
"Waktu Ksatria Airlangga dilakukan verifikasi, saya katemu relawan relawan alumnus IPB (Institute Pertanian Bogor) yang tergabung dalam Kam1PB. Kam1PB merupakan relawan pendukung Jokowi pada 2019. Sama seperti Ksatria Airlangga yang juga relawan Jokowi 2019 lalu. Jadi kami seperti reuni di Jalan Diponegoro 72 Jakarta. Kami bertemu sesama relawan, diskusi ringan, dan menyamakan visi," katanya.
Secara khusus, Teguh memuji manajemen TKRPP yang sangat profesional dan sudah terlatih. "Sepertinya PDI Perjuangan memang sudah sangat menyiapkan TKRPP ini untuk mewadahi para relawan pemenangan Ganjar," katanya.
Dia menceritakan, saat tiba di sekretariat TKRPP langsung disambut hangat pihak keamanan. Kemudian disodori berkas pendaftaran yang terdaftar pada hari itu. Selanjutnya diantar security dibawa ke front office dan di sana mengisi absensi.
"Saya diantar ke tempat tunggu. Lalu dipanggil untuk dilakukan verifikasi oleh tim yang terdiri dua orang. Satu orang pewawancara dan satu orang mencatat dalam komputer. Proses verifikasi sangat profesional dan cepat tidak menunggu begitu lama," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
-
Bukan Uang Pribadi, MUI Sarankan Dana Kurban 1.098 Sapi Prabowo Diaudit
-
Era Pep Guardiola Bubar, Gelombang Eksodus Massal Landa Stadion Etihad Manchester City
-
Apa Efek Banyak Makan Daging Kurban? Ini Risiko yang Bisa Dihindari
-
Bikin Adem! Jelang Bela Timnas Indonesia, Ole Romeny Main Hadroh Bareng Santri di Ciputat
-
Dihantam Cedera dan Jatuh Berkali-kali, Marc Marquez: Saya Tidak Tertekan
-
Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke
-
Iduladha Era Gen Z: Arti Rela Berkorban di Zaman yang Serba Instan
-
Colony jadi Film Tercepat Rilisan 2026 Tembus 2 Juta Penonton dalam 5 Hari
-
Daftar Hadiah Piala Dunia 2026: Juara Raup Rp890 Miliar, Terbesar Sepanjang Sejarah