Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menunjukkan gambar Presiden dan Sekretaris Jenderal PKS, Ahmad Syaikhu dan Habib Aboe Bakar Al Habsy.
Dalam gambar tersebut terdapat narasi yang menyebutkan bahwa Partai Demokrat dan PKS murka dengan Anies Baswedan karena mengambil pasangan di luar partai koalisi.
Menyadur dari Turnbackhoax.id, ternyata tidak ditemukan informasi yang menyebutkan bahwa PKS dan Demokrat murka kepada Anies Baswedan karena memilih pasangan cawapres untuk maju di Pilpres 2024 di luar partai koalisi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sekretaris Jendral PKS Aboe Bakal Al-Habsyi mengatakan partainya tak mempersoalkan bila calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Anies Baswedan merupakan tokoh di luar partai koalisi pengusung yakni PKS, Demokrat dan NasDem.
Ia hanya mensyaratkan sosok cawapres itu harus memiliki dukungan elektoral yang baik untuk membantu Anies.
“Selama (calon) presiden setuju dan merupakan dukungan elektoral yang bagus, why not?” kata Aboe di kawasan Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/2).
Selain itu, sampai saat ini, belum ada deklarasi resmi dari koalisi Nasdem, PKS, dan Demokrat tentang cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan di Pemilihan Presiden tahun 2024 mendatang.
Jadi dapat disimpulkan bahwa ungkapan yang menyatakan bahwa PKS dan Demokrat murka kepada Anies Baswedan karena memilih cawapres di luar partai koalisi adalah hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Baca Juga: Kemenag Gelar Perayaan Waisak 2567 RE di Candi Borobudur, Apa Saja Rangkaian Acaranya?
Faktanya sampai saat ini belum ada deklarasi mengenai cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan di Pemilu 2024 mendatang. Dari pihak PKS tidak mempermasalahkan mengenai pilihan Anies Baswedan terkait pasangannya yang akan maju menjadi wakil presiden pada Pemilu 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata