Baru-baru ini di tengah penasaran publik soal kenapa Argentina mau melakoni FIFA Match Day kontra Timnas Indonesia akhirnya terkuak.
Seperti diketahui dengan ranking yang berjarak sangat jauh, tentu sulit untuk dimengerti mengapa Argentina yang baru saja menjadi kampium Piala Dunia Qatar rela terbang jauh ke Asia Tenggara untuk melakoni laga kontra Timnas Indonesia.
Tetapi fakta mengejutkan terungkap dari petinggi federasi sepak bola Argentina.
Saat wawancara eksklusif dengan TYC Sports, Claudio Fabian Tapia mengungkapkan bahwa Indonesia memang layak mendapat kesempatan bermain melawan Argentina.
"Indonesia kami pilih karena sepak bola mereka pantas mendapatkan pengalaman baru. Salah satunya pengalaman melawan juara Piala Dunia 2022," ungkapnya.
Kenapa disebut layak? Claudio Fabian menyebut adanya sosok di balik Timnas Indonesia yang membuatnya layak.
Sosok itu adalah pelatih kaliber dunia Shin Tae-yong.
"Indonesia juga bukan tim yang bisa dianggap remeh, hal itu karena ada Shin Tae-yong yang kami tahu semua kemampuannya," lanjutnya.
Selain Shin, sosok lain yang juga menjadi pertimbangan AFA menerima laga kontra Timnas Indonesia adalah Erick Thohir.
Baca Juga: Persipkan Lawan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, Jepang Lebih Dulu Uji Kemampuan Lawan Jerman
"Kami bisa bermain lawan Indonesia juga karena Erick Thohir. Beliau adalah orang terpandang di Argentina," katanya.
"Apalagi ia juga pernah jadi pemilik klub besar Eropa yakni Inter.
Timnas Indonesia sendiri akan menghadapi Argentina pada gelaran FIFA Match Day 19 Juni mendatang di Stadion Gelora Bung Karno.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA