/
Jum'at, 16 Juni 2023 | 09:43 WIB
Ketum PSSI Erick Thohir (tengah) bersama Dirut PT LIBÊFerry Paulus (kanan) dan Direktur Programming SCM Harsiwi Achmad (kiri) pada konferensi pers Liga 1 musim 2023/2024 di Jakarta, Kamis (15/6/2023). ([ANTARA])

“Jangan terjadi kerusuhan. Inget lho, FIFA akan mengirim beberapa orang ke Indonesia akhir tahun ini. Salah satunya stadium security dan safety. Kalau gak berubah, ya pasti dihukum,” kata pria yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.

“Masa terus terusan, sudah Kanjuruhan, kemarin ada yang batal (Piala Dunia U-20), dulu ada intervensi pemerintah, tidak dihukum. Indonesia bukan anak emas. Ranking timnas aja 149, bukan 20 besar. Kalau 20 besar, FIFA mikir,” tambahnya.

Menjawab sampai kapan aturan itu akan berhenti, Erick mengatakan sampai induk organisasi sepak bola terbesar di dunia itu sudah menilai suporter Indonesia berubah total.

“Kalau ditanya tahun ini kita hanya akan pertandingan dengan suporter tuan rumah, sampai kapan? Ya sampai FIFA liat kita baik. Karena bagi FIFA, keselamatan manusia adalah prioritas,” kata Erick.

“Ini yang kita harap semua mendukung supaya kita sama sama perbaiki bola Indonesia,” tutupnya.

Load More